Penting! Ini Manfaat dan Alasan Bisnis Manufaktur Harus Pakai ERP

Semakin berkembanganya teknologi saat ini, banyak perusahaan yang terbantu juga dengan hadirnya berbagai software untuk berbagai industri. Salah satunya adalah software ERP manufaktur yang dapat membantu menghemat biaya dan meningkatkan efisiensi bisnis pabrikan atau manufaktur.

Tidak ada sektor yang menciptakan nilai ekonomi lebih dari industri manufaktur. Dahulu, industri manufaktur menggunakan sistem manufacturing resource planning (MRP) yang saat ini sudah berkembang menjadi ERP.

Apabila Anda sedang mencari informasi mengenai software ERP untuk manufaktur, berikut ini penjelasan lengkapnya. Yuk, disimak!

Apa Itu ERP Manufaktur?

Seperti namanya, software ERP ini pasti digunakan untuk fungsi bisnis yang bergerak di bidang manufaktur atau pabrik. Lebih lengkapnya, ERP untuk manufaktur adalah software dengan sistem ERP yang digunakan untuk merencanakan, mengelola dan memberikan fungsi yang lebih spesifik pada urusan pabrik dan operasi bisnis manufaktur.

Sistem ERP modern ini dibuat untuk dapat mendukung dan mengintegrasikan proses bisnis manufaktur secara fleksibel. Selain itu juga bisa membantu manajemen bisnis yang lebih lengkap untuk perusahaan manufaktur.

ERP dapat digunakan oleh berbagai bisnis manufaktur baik skala besar maupun kecil. Bisnis manufaktur membutuhkan ERP untuk mengelola, melacak, mengotomatisasi, berkolaborasi dan menghubungkan setiap proses secara dinamis, mulai dari penerimaan pesanan hingga pengiriman pesanan ke pelanggan.

Baca Juga: Kenali 5 Software ERP Indonesia Terbaik Tahun 2021

Jenis Implementasi ERP

Ada tiga jenis implementasi ERP yaitu cloud, on-premise dan hybrid. Berikut ini penjelasan singkat mengenai ketiga jenis implementasi ERP tersebut.

Cloud

Sistem cloud membutuhkan internet dalam penggunaaanya dan biasanya dikirimkan sebagai Software as a Service (SaaS). Umumnya dapat diakses menggunakan browser. Penyedia SaaS bertanggung jawab terhadap semua maintenance, update, keamanan dan kinerja software berdasarkan biaya bulanan yang dibebankan kepada pelanggan.

Baca Juga: Cloud Computing: Iaas, Saas dan Paas

On Premise

Sistem on-premise memungkinkan data Anda terpusat pada server Anda atau perusahaan. Perusahaan Anda yang akan bertanggung jawab atas lisensi software, update, keamanan dan biaya IT. ERP on-premise membutuhkan investasi modal di awal ditambah dengan biaya pemeliharaan sistem yang berkelanjutan.

Hybrid

Sistem ini menjalankan beberapa aplikasi ERP di cloud dan beberapa di lokasi hybrid, biasanya juga dikenal dengan ERP two-tier.

Baca Juga: Lisensi ERP: Apa Bedanya Perpetual dan Subscription?

Mengapa ERP Digunakan Perusahaan Manufaktur?

Sistem ERP merupakan software manajemen manufaktur yang dapat meningkatkan efisiensi perusahaan dengan mengelola dan meningkatkan penggunaan sumber daya yang dimiliki perusahaan.

Kunci untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan dan profitabilitas bisns secara efektif adalah dengan melakukan peningkatan atau pengurangan jumlah sumber daya yang diperlukan tanpa mengorbankan kualitas dan kinerja perusahaan.

Dengan software ERP, perusahaan manufaktur mampu mengelola aspek penting dari mulai operasional hinggan perencanaan stock serta inventory.

ERP menyediakan user interface (UI) yang bisa digunakan oleh seluruh departemen dengan fungsi diantaranya:

Manfaat ERP Bagi Perusahaan Manufaktur

Keuntungan ERP bagi perusahaan manufaktur antara lain:

  • mendapatkan akses ke data atau informasi yang Anda butuhkan dengan satu sistem perusahaan, baik itu urusan operasional maupun keuangan,
  • supply chain yang lebih baik dengan visibilitas inventory yang meningkat serta tools manajemen warehouse dan transportasi,
  • meningkatkan kepuasan pelanggan dengan satu sumber informasi penawaran dan permintaan,
  • memberdayakan tenaga kerja dan membuat proses di berbagai departemen menjadi lebih sederhana,
  • mengembangkan bisnis dengan perkiraan yang lebih rinci berdasarkan data penjualan real time, ditambah master schedule untuk merencanakan kebutuhan material,
  • melacak bahan mentah, alokasi sumber daya dan merencanakan proses produksi,
  • menjadwalkan pekerjaan berdasarkan bahan baku, waktu mesin dan jam kerja,
  • mengelola keuangan harian, membuat laporan khusus dan melacak seluruh biaya,
  • memonitor persediaan barang jadi masuk dan keluar,
  • menerima, scan dan menyimpan produk, serta mengetahui setiap item di gudang,
  • menggunakan titik pemeriksaan quality control untuk memastikan produk memenuhi spesifikasi pelanggan.

Baca Juga: 12 Manfaat ERP Bagi Perusahaan, Anda Wajib Tahu!

Kapan Perusahaan Manufaktur Perlu Menggunakan ERP?

Software ERP sudah menjadi solusi pilihan bagi bisnis berkembang yang ingin mempertahankan dan meningkatkan daya saingnya.

Berikut ini beberapa tanda bahwa perusahaan manufaktur perlu menerapkan software ERP dalam operasionalnya:

  • ada kekhawatiran atas integritas data bisnis sehingga dibutuhkan proses yang lebih baik untuk mengumpulkan dan menganalisis data perusahaan,
  • bisnis memiliki sistem terputus sehingga setiap departemen tidak bisa saling berkomunikasi dalam satu sistem,
  • perusahaan Anda sedang berkembang dan sistem yang digunakan sekarang tidak lagi memenuhi bisnis flow perusahaan,
  • kepuasan pelanggan menurun karena operasi back-office yang tidak efisien,
  • perusahaan perlu mengurangi biaya karena flow yang terlalu rumit.

Kesimpulan

ERP dalam manufaktur merupakan sistem ERP yang digunakan untuk merencanakan, mengelola, melacak, mengotomatisasi, berkolaborasi dan menghubungkan setiap proses secara dinamis, mulai dari penerimaan pesanan hingga pengiriman pesanan ke pelanggan.

Bisnis manufaktur membutuhkan sistem ERP agar semua departemen juga dapat terintegrasi dalam satu sistem, terlebih proses manufaktur memiliki serangkaian proses yang tidak sedikit. ERP dapat membantu proses tersebut menjadi leboh sederhana.

Salah satu solusi untuk mengatasi segala kendala urusan manufaktur, Anda dapat mengunakan software akuntansi dan manufaktur modern yang terintegrasi seperti MASERP.

Dikenal dengan perusahaan pabrik, perusahaan manufaktur identik dengan produksi massal dan persediaan barang yang banyak juga. Agar tidak membingungkan karena jumlah barang yang banyak, fitur Batch Number pada MASERP bisa memudahkan Anda membedakan barang yang baru diproduksi hari ini dengan barang produksi hari sebelumnya sehingga tidak mengalami double produksi.

Anda bingung menentukan harga pokok produksi (HPP)? Formula Bill of Material pada MASERP membantu Anda menentukan HPP sementara dan final.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang software MASERP yang akan memberikan banyak kemudahan pada perusahaan manufaktur Anda, langsung saja konsultasikan apa yang Anda butuhkan kepada konsultan ahli kami. Gratis!

New call-to-action