Jenis-Jenis Software Akuntansi: Contoh, Harga, dan Cara Memilih

Written by Tika Ulfianinda

Persamaan Dasar Akuntansi

Saat mulai mencari software akuntansi, banyak pemilik bisnis kaget melihat rentang harganya. Ada yang gratis, ada yang ratusan ribu per bulan, ada pula yang bernilai ratusan juta untuk sekali beli. Perbedaan ini bukan kebetulan, tetapi mencerminkan jenis software, skala bisnis yang dilayani, dan cara penyediaannya.

Artikel ini menjelaskan jenis-jenis software akuntansi dari empat sudut pandang: skala bisnis, lokasi penyimpanan data (deployment), model lisensi, dan fungsinya. Anda juga akan menemukan contoh software di setiap jenis, kisaran harga, manfaat, serta cara memilih yang paling sesuai. Jika Anda masih baru dengan konsepnya, baca dulu panduan lengkap software akuntansi.

Apa Itu Software Akuntansi?

Software akuntansi adalah aplikasi yang mengotomatiskan pencatatan transaksi keuangan dan penyusunan laporan keuangan. Software ini menjalankan sistem akuntansi perusahaan secara digital: faktur, pembayaran, dan pembelian yang diinput akan otomatis membentuk jurnal, diposting ke buku besar, dan tersaji di neraca maupun laporan laba rugi.

Cara Kerja Software Akuntansi

Pengguna cukup menginput dokumen transaksi seperti faktur penjualan, faktur pembelian, atau bukti kas. Software kemudian membentuk jurnal debit-kredit sesuai pengaturan akun, memposting ke buku besar, memperbarui saldo utang-piutang dan stok, lalu menyusun neraca saldo dan laporan keuangan secara otomatis. Di akhir periode, fitur tutup buku memindahkan saldo ke periode berikutnya.

Semakin besar dan kompleks bisnis, semakin banyak modul yang dibutuhkan. Inilah yang membuat software akuntansi berkembang menjadi beberapa jenis dengan fitur dan harga yang sangat berbeda.

Jenis Software Akuntansi Berdasarkan Skala Bisnis

Kebutuhan warung kopi dengan satu kasir tentu berbeda dengan distributor yang punya lima gudang. Berdasarkan skala, software akuntansi dibagi menjadi tiga kelompok.

Software Akuntansi untuk Usaha Mikro dan Kecil

Software kelas ini dirancang sederhana: pencatatan pemasukan-pengeluaran, invoice, utang-piutang, dan laporan dasar. Sebagian besar berbasis aplikasi mobile atau web, dan banyak yang menyediakan versi gratis. Cocok untuk usaha dengan transaksi puluhan hingga ratusan per bulan.

Software Akuntansi untuk UKM dan Perusahaan Menengah

Software UKM mencakup pembukuan double-entry lengkap, persediaan, multi gudang sederhana, pajak, dan laporan keuangan standar. Contohnya Accurate, Mekari Jurnal, Zahir, dan Kledo. Software kelas ini biasanya menawarkan harga berlangganan bulanan atau tahunan. Lihat contoh software akuntansi beserta harganya.

Software Akuntansi Enterprise (ERP)

Perusahaan besar memiliki ribuan transaksi per hari, banyak cabang, gudang, entitas, dan proses produksi. Software akuntansi enterprise, yang umumnya berbentuk ERP, mengintegrasikan akuntansi dengan pembelian, penjualan, persediaan, manufaktur, proyek, hingga HR dalam satu database.

Proses pemilihannya juga lebih panjang: permintaan informasi ke vendor, demo dengan skenario nyata, uji coba, hingga evaluasi internal. Contoh ERP adalah MASERP, SAP Business One, Oracle NetSuite, Odoo, dan Microsoft Dynamics 365.

Jenis Software Akuntansi Berdasarkan Deployment (Lokasi Data)

Deployment menentukan di mana software dijalankan dan data disimpan. Pilihan ini memengaruhi biaya, keamanan, dan cara akses.

Software Akuntansi Cloud (SaaS)

Software dijalankan di server vendor dan diakses lewat browser atau aplikasi. Anda tidak perlu membeli server, update berjalan otomatis, dan biaya awal rendah karena dibayar berlangganan. Kekurangannya, akses bergantung pada koneksi internet dan data disimpan pada infrastruktur pihak ketiga.

Software Akuntansi On-Premise

Software diinstal di server milik perusahaan. Perusahaan memegang kendali penuh atas data, keamanan, dan konfigurasi. Model ini banyak dipilih perusahaan menengah-besar yang punya kebijakan data ketat atau ingin menghindari biaya berlangganan jangka panjang. Konsekuensinya, perusahaan perlu menyiapkan server dan tim yang merawatnya.

Software Akuntansi Desktop

Versi lama yang diinstal di satu atau beberapa komputer dalam jaringan lokal. Harganya relatif murah dan bisa berjalan tanpa internet, tetapi sulit diakses dari luar kantor dan kolaborasi antar cabang terbatas.

Software Akuntansi Hybrid

Menggabungkan kelebihan on-premise dan cloud. Data bisa disimpan di server sendiri, tetapi aplikasi tetap web-based sehingga dapat diakses dari berbagai lokasi melalui browser. MASERP termasuk jenis ini: lisensi on-premise namun dapat diakses secara online.

AspekCloud (SaaS)On-Premise / HybridDesktop
Biaya awalRendahLebih tinggiRendah–sedang
Biaya jangka panjangTerus berjalan (langganan)Stabil (maintenance tahunan)Rendah
Kontrol dataDi server vendorPenuh di perusahaanDi komputer lokal
Akses jarak jauhMudahMudah (web-based)Terbatas
KustomisasiTerbatasLuasTerbatas
Cocok untukUMKM, startupMenengah–besarUsaha kecil satu lokasi

Jenis Software Akuntansi Berdasarkan Model Lisensi

Model lisensi menentukan cara Anda membayar dan berapa total biaya dalam jangka panjang. Pembahasan lengkapnya bisa dibaca di artikel lisensi ERP perpetual vs subscription.

Subscription (Berlangganan)

Anda membayar per bulan atau per tahun, biasanya per user atau per paket. Biaya awal ringan dan sudah termasuk update serta support. Namun biaya akan terus berjalan selama software dipakai dan bisa naik seiring bertambahnya user atau modul.

Perpetual (Sekali Bayar)

Anda membeli lisensi sekali untuk dipakai seterusnya, ditambah biaya maintenance tahunan untuk update dan support. Investasi awal lebih besar, tetapi total biaya dalam 5-10 tahun sering lebih rendah dibanding berlangganan.

Open Source dan Gratis

Beberapa software menyediakan versi gratis (freemium) dengan fitur terbatas, atau versi open source yang bebas diunduh dan dimodifikasi. Meski lisensinya gratis, biaya implementasi, hosting, dan kustomisasi tetap perlu diperhitungkan.

Jenis Software Akuntansi Berdasarkan Fungsi

Dari sisi fungsi, software akuntansi terbagi menjadi software umum dan software spesialis yang fokus pada area tertentu.

Software Akuntansi Umum (General Ledger)

Mencakup jurnal, buku besar, utang-piutang, kas-bank, dan laporan keuangan. Ini adalah inti dari semua software akuntansi.

Software Akuntansi dengan Inventory

Menambahkan pengelolaan stok, harga pokok, dan multi gudang. Cocok untuk perusahaan dagang yang perlu menghitung HPP secara akurat.

Software Akuntansi Terintegrasi ERP

Akuntansi menjadi salah satu modul dari sistem yang lebih besar, mencakup pembelian, penjualan, persediaan, produksi, proyek, dan aset tetap. Setiap transaksi operasional langsung tercatat di pembukuan tanpa input ulang.

Software Spesialis: Payroll, Invoicing, Pajak, dan Industri

Ada software yang hanya fokus pada satu fungsi, seperti penggajian (payroll dan PPh 21), penagihan (invoicing dan payment link), pelaporan pajak, atau manajemen pengeluaran. Ada juga software akuntansi khusus industri seperti kontraktor, farmasi, dan manufaktur.

Software Akuntansi Custom

Sebagian perusahaan membangun software sendiri karena alur bisnisnya sangat spesifik. Namun membangun dari nol memakan waktu dan biaya besar. Pendekatan yang lebih efisien biasanya memilih vendor dengan produk standar yang bisa dimodifikasi. Simak pertimbangan memilih software akuntansi custom.

Contoh Software dan Kisaran Harga per Jenis

Tabel berikut merangkum contoh software dan kisaran harganya. Angka ini bersifat indikatif dan dapat berubah, jadi selalu cek harga resmi vendor.

JenisContoh SoftwareKisaran Harga*
Mikro / freemiumKledo (paket gratis), BukuKas, Paper.idGratis – ±Rp150.000/bulan
UKM cloudAccurate Online, Mekari Jurnal, Kledo, Zahir Online±Rp90.000 – Rp500.000/bulan
DesktopZahir DesktopLisensi sekali bayar mulai jutaan rupiah
ERP lokalMASERP, HashMicroPer paket/modul; perpetual atau subscription
ERP globalSAP Business One, Oracle NetSuite, Microsoft Dynamics 365Per user/bulan dalam USD + implementasi
Open sourceOdoo CommunityLisensi gratis; biaya implementasi & hosting
Global SaaS UKMXero, QuickBooks Online, Zoho BooksPaket bulanan dalam USD
*Estimasi berdasarkan informasi publik 2026. Detail perbandingan harga dapat Anda lihat di artikel harga software akuntansi Indonesia.

Mengapa Harga Software Akuntansi Berbeda-beda?

Perbedaan harga dipengaruhi jumlah modul, jumlah user, model lisensi, kebutuhan kustomisasi, biaya implementasi dan pelatihan, serta kualitas support. Software yang terlihat murah per bulan bisa menjadi mahal jika setiap user, cabang, atau fitur tambahan dikenakan biaya. Lihat perbandingan lengkapnya di daftar harga software akuntansi Indonesia.

Baca Juga:
Contoh Software Akuntansi Beserta Harga
Mencari Software Akuntansi Custom? Perhatikan Ini
Software Laporan Keuangan Perusahaan Terbaik

Manfaat Software Akuntansi untuk Perusahaan

Apa pun jenisnya, software akuntansi memberi manfaat yang sama pentingnya bagi bisnis.

Proses Lebih Sederhana dan Hemat Waktu

Perhitungan saldo, jurnal, dan laporan dilakukan otomatis. Pengguna tanpa latar belakang akuntansi pun bisa menghasilkan laporan yang benar, dan tutup buku jauh lebih cepat.

Menghemat Biaya Operasional

Biaya cetak, distribusi dokumen, dan jasa pembukuan eksternal berkurang. Dengan ERP, perusahaan cukup memiliki satu sistem untuk banyak departemen, tidak perlu membeli software terpisah untuk setiap bagian.

Transparansi dan Akurasi Data

Perhitungan otomatis meminimalkan human error. Manajemen bisa memantau kinerja kapan saja, dan auditor dapat menelusuri setiap angka ke dokumen sumbernya.

Proyeksi dan Keputusan Lebih Tepat

Data historis yang rapi membantu manajemen melihat tren, menentukan pos yang perlu dihemat, dan memutuskan di mana harus berinvestasi lebih banyak.

Kepatuhan Pajak dan Hubungan Pelanggan yang Lebih Baik

Software modern membantu pencatatan PPN, penomoran faktur pajak, dan ekspor data pelaporan. Faktur yang rapi dan pengingat tagihan otomatis juga membuat perusahaan terlihat lebih profesional di mata pelanggan.

Keamanan Data dan Kontrol Akses

Hak akses per user memastikan setiap orang hanya membuka modul yang relevan. Misalnya, di MASERP divisi produksi hanya mengakses modul manufaktur, sementara tim akuntansi mengakses keuangan dan general ledger. Riwayat login dan aktivitas pengguna juga tercatat.

Cara Memilih Jenis Software Akuntansi yang Tepat

Petakan Kebutuhan dan Volume Transaksi

Hitung jumlah transaksi per bulan, jumlah user, cabang, gudang, dan apakah ada proses produksi. Data ini menentukan apakah Anda cukup dengan software UKM atau perlu ERP.

Pilih Deployment Sesuai Kebijakan Data dan Infrastruktur

Jika Anda ingin cepat dan tanpa server, pilih cloud. Jika butuh kontrol data penuh dan kustomisasi, pertimbangkan on-premise atau hybrid.

Bandingkan Total Biaya 5 Tahun

Jangan hanya melihat harga bulanan. Hitung lisensi, penambahan user, implementasi, pelatihan, dan maintenance dalam 5 tahun untuk setiap opsi.

Pastikan Bisa Tumbuh Bersama Bisnis

Pilih software yang mendukung multi perusahaan, multi gudang, dan multi mata uang jika Anda berencana ekspansi. Migrasi sistem di tengah pertumbuhan jauh lebih mahal daripada memilih yang tepat sejak awal. Pahami juga perbedaan software ERP dan software accounting sebelum memutuskan.

Minta Demo dengan Skenario Nyata

Siapkan contoh transaksi Anda sendiri, seperti retur parsial atau pembayaran bertahap, lalu minta vendor mendemonstrasikannya. Libatkan pengguna akhir dari tim keuangan dan gudang.

Kesimpulan

Jenis-jenis software akuntansi dapat dikelompokkan berdasarkan skala bisnis, deployment, model lisensi, dan fungsi. Usaha mikro cukup dengan software sederhana atau freemium, UKM cocok dengan software akuntansi cloud, sementara perusahaan menengah-besar dengan banyak gudang, cabang, atau produksi membutuhkan software enterprise berbasis ERP.

MASERP adalah software ERP lokal yang mencakup manufaktur, pembelian, penjualan, persediaan, kas dan bank, general ledger, aktiva tetap, dan project costing. MASERP dapat digunakan secara hybrid online, mendukung multi perusahaan, multi gudang, dan multi mata uang, serta bisa dimodifikasi sesuai alur bisnis Anda.

Jadwalkan konsultasi gratis dengan konsultan MASERP untuk menentukan jenis software yang paling tepat bagi perusahaan Anda.

FAQ Jenis-Jenis Software Akuntansi

Apa saja jenis-jenis software akuntansi?

Software akuntansi dapat dibedakan berdasarkan skala bisnis (mikro, UKM, enterprise/ERP), deployment (cloud, on-premise, desktop, hybrid), model lisensi (subscription, perpetual, open source), dan fungsi (akuntansi umum, dengan inventory, terintegrasi ERP, dan software spesialis).

Apa perbedaan software akuntansi cloud dan on-premise?

Software cloud dijalankan di server vendor dan dibayar berlangganan, sehingga biaya awalnya rendah. Software on-premise diinstal di server perusahaan, memberikan kontrol data penuh dan kustomisasi luas, dengan investasi awal lebih besar.

Mengapa harga software akuntansi berbeda-beda?

Harga dipengaruhi jumlah modul, jumlah user, model lisensi, kebutuhan kustomisasi, biaya implementasi dan pelatihan, serta tingkat dukungan teknis dari vendor.

Apakah software akuntansi gratis cukup untuk bisnis?

Software gratis cukup untuk usaha mikro dengan transaksi sederhana. Namun saat bisnis memiliki persediaan, banyak user, cabang, atau kewajiban PKP, software berbayar atau ERP akan lebih aman dan efisien.

Author

  • author tika ulfianinda

    Tika adalah seorang SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 5 tahun menulis dan mengoptimasi artikel untuk industri B2B SaaS, khususnya sistem ERP dan HRIS. Berbekal pemahaman dan pengalaman dengan dunia digital marketing membuat dirinya terbiasa menulis artikel yang SEO friendly dan berbasis data. Tika menyajikan isi konten artikel yang relevan membantu bisnis dengan topik software ERP, HRIS, akuntansi, inventory, manajemen bisnis, teknologi, dan artikel lain terkait SaaS serta bisnis.