Apa Itu Audit Sistem Informasi? Pengertian, Tujuan dan Manfaatnya

Tidak hanya laporan keuangan dan manajemen yang memerlukan audit, ternyata sistem informasi perusahaan atau bisnis juga memerlukan audit.

Tentu saja audit ini dilakukan agar perusahaan atau bisnis bisa terus berimprovisasi atau melakukan perbaikan dari hal-hal yang ditemukan tidak wajar saat audit.

Pengertian Audit Sistem Informasi

Audit sistem informasi merupakan proses pengumpulan dan penilaian bukti-bukti untuk menentukan apakah software akuntansi yang digunakan perusahaan dapat mengamankan aset, memelihara integritas data, dapat mendorong pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan menggunakan sumberdaya secara efisien.

Ada beberapa aspek yang diperiksa yakni audit secara keseluruhan menyangkut efektifitas, efisiensi, availability (apakah sistem online terus atau sering trouble), reliability, confidentiality dan integrity, aspek keamanan, audit atas proses, modifikasi program, audit atas sumber data, dan data file/database.

Audit sistem informasi sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain traditional audit, manajemen sistem informasi, sistem informasi akuntansi, ilmu komputer, dan behavioral science.

Standar yang digunakan dalam mengaudit sistem informasi adalah standar yang diterbitkan oleh ISACA yaitu ISACA IS Auditing Standard. Selain itu ISACA juga menerbitkan IS Auditing Guidance dan IS Auditing Procedure.

Tujuan Audit Sistem Informasi

Tujuan audit sistem informasi menurut Ron Weber (1999:11-13) secara garis besar yaitu:

Pengamanan Aset

Aset informasi suatu perusahaan seperti perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), sumber daya manusia, file data harus dijaga oleh suatu sistem pengendalian internal yang baik agar tidak terjadi penyalahgunaan aset perusahaan.

Dengan demikian sistem pengamanan aset merupakan suatu hal yang sangat penting yang harus dipenuhi oleh perusahaan.

Menjaga Integritas Data

Integritas data (data integrity) adalah salah satu konsep dasar sistem informasi. Data memiliki atribut-atribut tertentu seperti: kelengkapan, kebenaran, dan keakuratan.

Jika integritas data tidak terpelihara, maka suatu perusahaan tidak akan lagi memilki hasil atau laporan yang benar bahkan perusahaan dapat mengalami kerugian.

Efektivitas Sistem

Efektivitas sistem informasi perusahaan memiliki peranan penting dalam proses pengambilan keputusan. Suatu sistem informasi dapat dikatakan efektif bila sistem informasi tersebut telah sesuai dengan kebutuhan user.

Efisiensi Sistem

Efisiensi menjadi hal yang sangat penting ketika suatu komputer tidak lagi memilki kapasitas yang memadai atau harus mengevaluasi apakah efisiensi sistem masih memadai atau harus menambah sumber daya, karena suatu sistem dapat dikatakan efisien jika sistem informasi dapat memenuhi kebutuhan user dengan sumber daya informasi yang minimal.

Ron Weber sendiri menggambarkan the need for controls and audit of computers dalam model dibawah ini:

dikutip dari situs Universitas BINUS

Manfaat Kontrol & Audit Sistem Informasi

Faktor-faktor yang mendorong pentingnya kontrol dan audit sistem informasi (Weber, 1999, p.6) adalah antara lain untuk :

1. Mendeteksi agar komputer tidak dikelola secara kurang terarah.

2. Mendeteksi resiko kehilangan data.

3. Mendeteksi resiko pengambilan keputusan yang salah akibat informasi hasil proses sistem komputerisasi salah/lambat/tidak lengkap.

4. Menjaga aset perusahaan karena nilai hardware, software dan personil yang lazimnya tinggi.

5. Mendeteksi resiko error komputer.

6. Mendeteksi resiko penyalahgunaan komputer (fraud).

7. Menjaga kerahasiaan

8. Meningkatkan pengendalian evolusi penggunaan komputer.

Baca Juga: Prosedur Audit untuk Hasil yang Maksimal

Kesimpulan

Seperti yang Anda ketahui, di era informasi sekarang yang penuh dengan hacker, malware dan ransomware, perusahaan teknologi raksasa seperti Yahoo, Facebook dan Tokopedia pun tidak luput dari kebocoran data atau Distributed Denial of Service (DDoS) dikarenakan loophole yang ditemukan oleh hacker.

Pastikan penyimpanan data dilakukan di hardware yang memadai dan diberikan perlindungan berlapis seperti firewall, encryption, proxy dan lainnya.

Untuk memudahkan saat melakukan audit, sebaiknya Anda menggunakan software MASERP yang bisa terintegrasi dengan berbagai fungsi bisnis seperti akuntansi, distribusi dan manufaktur.

Anda bisa melakukan pencatatan, pengecekan dan pelaporan kapan saja dan dari mana saja tanpa harus menunggu ada kesalahan atau error.

MASERP juga dapat dicustom seusai dengan bisnis flow perusahaan Anda.

Segera konsultasikan kebutuhan bisnis Anda dengan konsultan ahli kami di sini, GRATIS!

Semoga bermanfaat!