Supply chain management adalah rangkaian kegiatan yang diperlukan untuk merencanakan, mengendalikan, dan menjalankan arus produk. Ini meliputi proses perolehan bahan baku, proses produksi, hingga distribusi produk ke konsumen akhir, dengan cara yang paling efisien dan hemat biaya.
Supply chain management software memiliki berbagai kegunaan yang dapat membantu bisnis Anda. Fitur-fitur terdepan seperti inventory management akan membantu melacak ketersediaan barang dan melakukan penyesuaian inventaris dengan tingkat risiko rendah.
Di artikel ini, kami berikan daftar rekomendasi software supply chain management yang bisa menjadi bahan pertimbangan bisnis Anda!
- Software supply chain management adalah program untuk merencanakan, mengendalikan, dan menjalankan arus produk dari bahan baku hingga ke konsumen akhir secara efisien.
- Manfaat utama software supply chain management meliputi kepuasan pelanggan, mediasi pasar, jaminan kualitas produk, dan penurunan biaya.
- Penerapan supply chain management membantu perusahaan menekan biaya yang harus dikeluarkan dalam proses produksi, pengadaan barang, hingga pendistribusian, karena adanya pengintegrasian aliran produk dari perusahaan ke konsumen.
Tujuan Supply Chain Management
Tujuan utama dari supply chain management adalah mengelola dan mengkoordinasi supply & demand secara efektif. Masalah-masalah yang mungkin timbul di proses tersebut bisa tertangani dengan efektif dan efisien. Masalah-masalah yang biasa muncul di supply chain management adalah:
- Pengadaan barang dan pengelolaan supplier
- Manajemen hubungan dengan pelanggan atau klien
- Menentukan level outsourcing
Dengan mengatasi masalah-masalah tersebut, bisnis Anda bisa lebih unggul dalam persaingan pasar yang makin kompetitif akhir-akhir ini. Maka dari itu, perusahaan harus menghasilkan produk-produk yang berkualitas, murah, memiliki berbagai varian yang menarik, dan diproduksi tepat pada waktunya.
Baca Juga: Rekomendasi Software Manufaktur (Fitur dan Kelebihan)
MASERP Answers Baru
Dapatkan jawaban seputar akuntansi & ERP, dibantu AI, dari pengalaman MASERP membantu ratusan perusahaan Indonesia.
Manfaat Penerapan Supply Chain Management
Kepuasan Pelanggan
Software SCM membuat perusahaan dapat mengidentifikasi produk yang diminati atau dibutuhkan konsumen sehingga bisa menghadirkan produk sesuai keinginan pelanggan, meningkatkan loyalitas, dan menggaet pelanggan baru.
Menjadi Mediasi Pasar
Mekanisme supply chain management yang baik bisa memastikan bahwa semua barang yang dipasok perusahaan sudah sesuai dengan aspirasi pelanggan sebagai konsumen akhir, sehingga perusahaan bisa menjalankan fungsi pemasarannya secara optimal.
Menjamin Kualitas Produk
Penggunaan aplikasi supply chain management akan membantu perusahaan dalam menjamin kualitas produk yang dihasilkan, mulai dari proses awal perubahan bahan baku menjadi barang jadi hingga pendistribusiannya pada para konsumen.
Menurunkan Biaya
Penerapan supply chain management membantu perusahaan menekan biaya yang harus dikeluarkan dalam proses produksi, pengadaan barang, hingga pendistribusian, karena adanya pengintegrasian aliran produk dari perusahaan ke konsumen.
Baca Juga: Daftar Harga Software ERP Beserta Fitur (Update Terbaru)
Rekomendasi Vendor Software Supply Chain Management Terbaik
Setelah memahami manfaatnya, berikut 10 rekomendasi vendor software supply chain management yang bisa Anda pertimbangkan, lengkap dengan penjelasan, 10 fitur utama, serta kelebihan dan kekurangannya.
MASERP
MASERP adalah software akuntansi dan ERP buatan Indonesia yang telah dipercaya sejak tahun 1984. Untuk kebutuhan supply chain, MASERP menyediakan modul pembelian, inventory, dan distribusi yang terintegrasi penuh dengan modul akuntansi dan manufaktur.
MASERP memudahkan perusahaan memantau rantai pasokan dari proses pembelian bahan baku, produksi, hingga distribusi barang ke pelanggan dalam satu sistem yang sama, sehingga data selalu konsisten dan real time.
10 Fitur Utama MASERP
- Purchase Quotation (PQ) & Purchase Order (PO) — Membandingkan harga dari berbagai supplier sebelum membuat pesanan pembelian resmi.
- Multi Gudang — Mengelola persediaan dari banyak gudang dalam satu tampilan sistem secara real time.
- Warning Stock — Memberi notifikasi otomatis saat stok bahan baku atau barang jadi mendekati batas minimum.
- Uang Muka Supplier — Mencatat pembayaran DP ke supplier serta mencetak bukti terima kas secara otomatis.
- QR Barcode Scanner — Mempercepat proses penerimaan dan pengiriman barang tanpa input manual.
- Batch Number — Melacak batch produksi dan distribusi untuk memastikan traceability produk.
- Distribution Management — Mengatur alur distribusi barang jadi ke berbagai cabang atau pelanggan.
- Sales Order Tracking — Memantau status pesanan pelanggan dari input hingga pengiriman barang.
- Report Center — Menyajikan lebih dari 300 laporan termasuk laporan pembelian, stok, dan distribusi.
- Multi Cabang & Multi Currency — Mendukung operasional rantai pasok lintas cabang maupun lintas negara.
Kelebihan dan Kekurangan MASERP
| Kelebihan | Kekurangan |
| Modul pembelian, inventory, dan distribusi terintegrasi penuh dengan akuntansi | Investasi awal relatif besar bagi UMKM |
| Mudah dikustomisasi sesuai alur supply chain masing-masing bisnis | Membutuhkan pelatihan agar tim purchasing dan gudang optimal menggunakan sistem |
| Mendukung multi gudang dan multi cabang tanpa biaya tambahan | Ada biaya maintenance tahunan |
| After-sales support lokal yang responsif | Kustomisasi mendalam menambah waktu implementasi |
| Data rantai pasok tersedia secara real time | Manfaat maksimal dirasakan bila digunakan lintas divisi |
SAP Integrated Business Planning (SAP SCM)
SAP Integrated Business Planning adalah solusi supply chain management dari SAP, vendor ERP global asal Jerman yang berdiri sejak 1972. Modul ini dirancang untuk perusahaan besar yang membutuhkan perencanaan rantai pasok yang kompleks dan lintas negara.
SAP SCM mampu mengintegrasikan proses perencanaan permintaan, pengadaan, produksi, hingga distribusi dalam satu platform yang terhubung dengan modul akuntansi dan manufaktur SAP lainnya.
10 Fitur Utama SAP Integrated Business Planning (SAP SCM)
- Demand Planning — Memprediksi permintaan pasar berdasarkan data historis dan tren penjualan.
- Supply Planning — Menyesuaikan rencana produksi dan pengadaan dengan prediksi permintaan.
- Inventory Optimization — Menentukan level stok ideal di setiap titik rantai pasok untuk menekan biaya.
- Supplier Relationship Management — Mengelola hubungan dan performa supplier secara terstruktur.
- Warehouse Management — Mengatur pergerakan barang di gudang dengan efisiensi tinggi.
- Transportation Management — Mengoptimalkan rute dan biaya pengiriman barang ke pelanggan.
- Sales & Operations Planning (S&OP) — Menyelaraskan rencana penjualan dengan kapasitas produksi dan rantai pasok.
- Risk Management — Mengidentifikasi potensi gangguan rantai pasok sejak dini.
- Analytics & Dashboard — Menyajikan visibilitas end-to-end atas seluruh rantai pasok perusahaan.
- Integration with Production & Finance — Menghubungkan data rantai pasok dengan modul produksi dan keuangan SAP.
Kelebihan dan Kekurangan SAP Integrated Business Planning (SAP SCM)
| Kelebihan | Kekurangan |
| Sangat kuat untuk perencanaan rantai pasok skala besar dan lintas negara | Biaya lisensi dan implementasi tergolong mahal |
| Reputasi global dan digunakan banyak perusahaan multinasional | Waktu implementasi cenderung lama |
| Integrasi mendalam dengan modul produksi dan keuangan | Membutuhkan tim IT atau konsultan bersertifikat SAP |
| Kemampuan analitik dan visibilitas end-to-end yang tinggi | Kurva belajar tinggi bagi pengguna baru |
| Skalabel untuk kebutuhan bisnis yang terus berkembang | Kurang efisien untuk bisnis dengan rantai pasok sederhana |
Oracle SCM Cloud
Oracle SCM Cloud adalah solusi manajemen rantai pasok berbasis cloud dari Oracle yang menyasar perusahaan menengah hingga besar. Oracle SCM Cloud menekankan otomatisasi proses pengadaan hingga distribusi dengan dukungan analitik berbasis AI.
Karena berbasis cloud sepenuhnya, Oracle SCM Cloud memudahkan tim di berbagai lokasi untuk memantau rantai pasok secara real time tanpa perlu infrastruktur server sendiri.
10 Fitur Utama Oracle SCM Cloud
- Procurement Cloud — Mengotomatiskan proses pengadaan barang dari permintaan hingga pembayaran ke supplier.
- Inventory Management — Melacak stok barang secara real time di berbagai lokasi gudang.
- Order Management — Mengelola pesanan pelanggan dari berbagai kanal penjualan dalam satu sistem.
- Logistics Management — Mengoptimalkan proses pengiriman dan pelacakan barang.
- Demand Management — Memprediksi kebutuhan barang menggunakan analitik berbasis AI.
- Supply Chain Planning — Menyusun rencana rantai pasok yang menyeluruh dari hulu ke hilir.
- Manufacturing Integration — Menghubungkan data produksi dengan rantai pasok secara otomatis.
- Supplier Collaboration Portal — Menyediakan portal khusus untuk kolaborasi dengan supplier secara online.
- Quality Management — Memastikan standar kualitas barang terjaga di sepanjang rantai pasok.
- Analytics & AI Insights — Memberikan rekomendasi berbasis data untuk efisiensi rantai pasok.
Kelebihan dan Kekurangan Oracle SCM Cloud
| Kelebihan | Kekurangan |
| Sepenuhnya berbasis cloud sehingga mudah diakses dari berbagai lokasi | Biaya langganan relatif tinggi dalam kurs dolar |
| Dukungan analitik dan AI untuk prediksi permintaan yang lebih akurat | Kustomisasi mendalam memerlukan konsultan bersertifikat Oracle |
| Portal kolaborasi supplier yang memudahkan koordinasi | Dukungan lokal berbahasa Indonesia masih terbatas |
| Update sistem otomatis dilakukan oleh vendor | Ketergantungan penuh pada koneksi internet karena full cloud |
| Cocok untuk perusahaan dengan rantai pasok lintas negara | Implementasi awal membutuhkan waktu dan perencanaan matang |
Odoo Inventory & Purchase
Odoo menyediakan modul Inventory dan Purchase yang bisa dikombinasikan untuk membangun sistem supply chain management sederhana namun fleksibel. Sebagai platform open source, Odoo memungkinkan perusahaan memilih modul sesuai kebutuhan rantai pasok masing-masing.
Odoo cocok untuk bisnis skala kecil hingga menengah yang ingin mulai mendigitalkan proses pengadaan dan distribusi tanpa investasi ERP berskala besar.
10 Fitur Utama Odoo Inventory & Purchase
- Purchase Order Management — Membuat dan melacak pesanan pembelian ke berbagai supplier.
- Vendor Price List — Membandingkan harga dari beberapa supplier sebelum melakukan pembelian.
- Inventory Valuation — Menghitung nilai persediaan secara otomatis berdasarkan metode akuntansi yang dipilih.
- Multi-Warehouse Routing — Mengatur alur perpindahan barang antar gudang secara otomatis.
- Barcode Scanning — Mempercepat proses penerimaan dan pengiriman barang di gudang.
- Reordering Rules — Membuat pesanan pembelian otomatis saat stok mencapai batas minimum.
- Delivery & Shipping Integration — Terhubung dengan berbagai jasa pengiriman untuk melacak status barang.
- Quality Checks — Menjadwalkan pemeriksaan kualitas barang saat penerimaan dari supplier.
- Landed Cost — Menghitung biaya tambahan seperti ongkos kirim ke dalam harga pokok barang.
- Reporting & Traceability — Melacak riwayat pergerakan barang dari supplier hingga ke pelanggan.
Kelebihan dan Kekurangan Odoo Inventory & Purchase
| Kelebihan | Kekurangan |
| Modular dan fleksibel sesuai kebutuhan rantai pasok | Membutuhkan tim IT untuk kustomisasi mendalam |
| Biaya awal relatif terjangkau untuk skala kecil-menengah | Biaya bertambah seiring penambahan modul dan user |
| Tampilan visual yang mudah dipahami pengguna baru | Dukungan lokal berbahasa Indonesia masih terbatas |
| Dukungan komunitas open source yang aktif | Fitur rantai pasok lanjutan hanya tersedia di versi Enterprise |
| Mudah diintegrasikan dengan modul manufaktur dan akuntansi Odoo | Kurang optimal untuk rantai pasok yang sangat kompleks lintas negara |
Infor Supply Chain Management (Infor Nexus)
Infor Nexus adalah platform supply chain management berbasis cloud dari Infor yang berfokus pada visibilitas dan kolaborasi rantai pasok global. Platform ini banyak digunakan perusahaan manufaktur dan retail berskala besar yang memiliki jaringan supplier internasional.
Keunggulan Infor Nexus terletak pada kemampuannya menghubungkan seluruh mitra rantai pasok, mulai dari supplier, produsen, hingga penyedia jasa logistik, dalam satu jaringan digital yang sama.
10 Fitur Utama Infor Supply Chain Management (Infor Nexus)
- Global Trade Management — Mengelola dokumen dan kepatuhan perdagangan internasional secara otomatis.
- Supply Chain Visibility — Memantau pergerakan barang secara real time di seluruh jaringan rantai pasok.
- Supplier Collaboration — Menghubungkan komunikasi dan data dengan seluruh mitra supplier dalam satu platform.
- Transportation Management — Mengoptimalkan rute pengiriman dan pemilihan penyedia jasa logistik.
- Inventory Visibility — Menampilkan status stok di seluruh titik rantai pasok secara real time.
- Demand Sensing — Mendeteksi perubahan permintaan pasar menggunakan analitik prediktif.
- Risk & Compliance Monitoring — Mengidentifikasi risiko gangguan rantai pasok serta memastikan kepatuhan regulasi.
- Warehouse Collaboration — Menyinkronkan data gudang dengan mitra logistik pihak ketiga.
- Blockchain Traceability — Melacak asal-usul produk menggunakan teknologi blockchain untuk transparansi rantai pasok.
- Network Analytics — Menyajikan analitik performa seluruh jaringan rantai pasok secara menyeluruh.
Kelebihan dan Kekurangan Infor Supply Chain Management (Infor Nexus)
| Kelebihan | Kekurangan |
| Visibilitas rantai pasok end-to-end dengan jaringan mitra global | Biaya implementasi tinggi dan lebih cocok untuk enterprise besar |
| Kuat dalam manajemen perdagangan internasional dan kepatuhan regulasi | Kurang relevan untuk bisnis dengan rantai pasok skala kecil |
| Mendukung kolaborasi real time dengan supplier dan logistik pihak ketiga | Membutuhkan integrasi teknis yang kompleks dengan mitra rantai pasok |
| Fitur analitik prediktif untuk mendeteksi perubahan permintaan | Dukungan lokal di Indonesia masih terbatas |
| Cocok untuk rantai pasok kompleks lintas negara | Waktu implementasi cenderung panjang karena cakupan jaringan yang luas |
Kinaxis RapidResponse
Kinaxis RapidResponse adalah software supply chain planning asal Kanada yang dikenal luas karena kemampuan simulasi skenario (what-if analysis) secara real time. Kinaxis banyak digunakan perusahaan manufaktur besar untuk merespons gangguan rantai pasok, seperti keterlambatan supplier atau lonjakan permintaan, secara cepat.
Keunggulan utama Kinaxis adalah concurrent planning, yaitu kemampuan menghubungkan seluruh data rantai pasok dalam satu model sehingga perubahan di satu titik langsung terlihat dampaknya di seluruh jaringan.
10 Fitur Utama Kinaxis RapidResponse
- Concurrent Planning — Menghubungkan seluruh data rantai pasok dalam satu model terpadu secara real time.
- Demand Planning — Memprediksi permintaan pasar menggunakan analitik dan machine learning.
- Supply Planning — Menyesuaikan rencana produksi dan pengadaan dengan prediksi permintaan.
- Scenario Simulation (What-If Analysis) — Mensimulasikan berbagai skenario gangguan rantai pasok sebelum terjadi.
- Inventory Optimization — Menentukan level stok ideal untuk menyeimbangkan biaya dan ketersediaan barang.
- Sales & Operations Planning (S&OP) — Menyelaraskan rencana penjualan dengan kapasitas produksi dan rantai pasok.
- Supplier Management — Memantau performa dan risiko supplier secara berkelanjutan.
- Control Tower Visibility — Menyajikan visibilitas menyeluruh atas seluruh jaringan rantai pasok.
- Alerts & Exception Management — Memberi notifikasi otomatis saat terjadi penyimpangan dari rencana rantai pasok.
- Analytics & Reporting — Menyajikan dashboard analitik untuk mendukung pengambilan keputusan cepat.
Kelebihan dan Kekurangan Kinaxis RapidResponse
| Kelebihan | Kekurangan |
| Unggul dalam simulasi skenario dan respons cepat terhadap gangguan rantai pasok | Biaya lisensi tergolong sangat tinggi |
| Concurrent planning memberikan visibilitas dampak perubahan secara instan | Lebih cocok untuk enterprise besar dibanding UKM |
| Sangat kuat untuk rantai pasok kompleks lintas fungsi | Membutuhkan tim data dan planning yang mumpuni |
| Digunakan banyak perusahaan manufaktur kelas dunia | Dukungan lokal di Indonesia masih terbatas |
| Analitik prediktif berbasis machine learning | Waktu implementasi dan integrasi data cukup panjang |
Blue Yonder (JDA Software)
Blue Yonder, sebelumnya dikenal sebagai JDA Software, adalah salah satu penyedia software supply chain management terbesar yang fokus pada perencanaan permintaan, manajemen gudang, dan optimasi rantai pasok ritel maupun manufaktur. Blue Yonder banyak digunakan perusahaan retail dan consumer goods berskala global.
Software ini menonjolkan penggunaan artificial intelligence dan machine learning untuk memprediksi permintaan dan mengoptimalkan keputusan rantai pasok secara otomatis.
10 Fitur Utama Blue Yonder (JDA Software)
- Demand Forecasting — Memprediksi permintaan produk menggunakan AI dan machine learning.
- Warehouse Management System (WMS) — Mengelola operasional gudang dari penerimaan hingga pengiriman barang.
- Transportation Management — Mengoptimalkan rute dan biaya pengiriman barang ke berbagai lokasi.
- Supply Chain Planning — Menyusun rencana rantai pasok yang menyeluruh dari hulu ke hilir.
- Inventory Optimization — Menentukan level stok ideal di setiap titik distribusi.
- Category Management — Mengelola kategori produk untuk optimasi penjualan dan pasokan ritel.
- Order Management — Mengelola pesanan dari berbagai kanal penjualan dalam satu sistem.
- Supplier Collaboration — Memfasilitasi komunikasi dan data sharing dengan supplier.
- Autonomous Supply Chain (AI-Driven) — Mengotomatiskan keputusan rantai pasok rutin menggunakan AI.
- Analytics & Reporting — Menyajikan laporan performa rantai pasok secara real time.
Kelebihan dan Kekurangan Blue Yonder (JDA Software)
| Kelebihan | Kekurangan |
| Sangat kuat dalam peramalan permintaan berbasis AI | Biaya lisensi dan implementasi sangat tinggi |
| Modul warehouse dan transportation management yang matang | Lebih cocok untuk enterprise skala besar |
| Banyak digunakan perusahaan retail dan consumer goods global | Membutuhkan tim IT dan data science internal |
| Mendukung otomatisasi keputusan rantai pasok rutin | Dukungan lokal di Indonesia masih terbatas |
| Skalabel untuk jaringan distribusi yang luas | Kompleksitas integrasi data cukup tinggi di awal implementasi |
Manhattan Associates SCM
Manhattan Associates adalah penyedia software supply chain management yang berfokus pada manajemen gudang (warehouse management) dan omnichannel fulfillment. Software ini banyak dipakai perusahaan retail, distribusi, dan manufaktur yang memiliki jaringan gudang serta channel penjualan yang kompleks.
Manhattan Associates dikenal unggul dalam mengelola proses fulfillment pesanan secara real time, baik untuk penjualan online maupun offline, sehingga cocok bagi perusahaan yang menjalankan strategi omnichannel.
10 Fitur Utama Manhattan Associates SCM
- Warehouse Management System (WMS) — Mengelola operasional gudang mulai dari penerimaan hingga pengiriman barang.
- Omnichannel Order Management — Mengelola pesanan dari berbagai kanal penjualan secara terpusat.
- Transportation Management — Mengoptimalkan rute pengiriman dan biaya logistik.
- Inventory Visibility — Menampilkan status stok secara real time di seluruh jaringan distribusi.
- Labor Management — Mengoptimalkan penjadwalan dan produktivitas tenaga kerja gudang.
- Supply Chain Planning — Menyusun rencana rantai pasok berdasarkan data permintaan dan pasokan.
- Slotting Optimization — Mengatur tata letak gudang agar proses pengambilan barang lebih efisien.
- Yard Management — Mengelola pergerakan truk dan kontainer di area gudang.
- Supplier Collaboration Portal — Memfasilitasi komunikasi dengan supplier terkait status pesanan.
- Analytics & Reporting — Menyajikan dashboard performa gudang dan distribusi secara real time.
Kelebihan dan Kekurangan Manhattan Associates SCM
| Kelebihan | Kekurangan |
| Unggul dalam warehouse management dan omnichannel fulfillment | Biaya implementasi tergolong tinggi |
| Cocok untuk perusahaan dengan jaringan gudang dan channel penjualan kompleks | Lebih fokus pada warehouse dan fulfillment dibanding perencanaan produksi |
| Fitur labor management membantu efisiensi operasional gudang | Membutuhkan integrasi teknis yang matang dengan sistem lain |
| Digunakan luas oleh perusahaan retail dan distribusi global | Dukungan lokal di Indonesia masih terbatas |
| Visibilitas inventory yang kuat di seluruh jaringan | Kurang ideal untuk bisnis manufaktur skala kecil |
Microsoft Dynamics 365 Supply Chain Management
Microsoft Dynamics 365 Supply Chain Management adalah modul rantai pasok dari ekosistem Dynamics 365 yang menggabungkan perencanaan produksi, manajemen gudang, dan pengadaan dalam satu platform berbasis cloud. Modul ini terintegrasi erat dengan Power BI dan Power Platform milik Microsoft.
Software ini cocok untuk perusahaan yang sudah menggunakan ekosistem Microsoft dan ingin memperluas kapabilitas rantai pasok tanpa berpindah platform sepenuhnya.
10 Fitur Utama Microsoft Dynamics 365 Supply Chain Management
- Demand Planning — Memprediksi kebutuhan barang berdasarkan data historis dan tren pasar.
- Master Planning — Menyusun rencana produksi dan pengadaan secara terpusat.
- Warehouse Management — Mengelola operasional gudang dengan dukungan perangkat mobile.
- Transportation Management — Mengoptimalkan proses pengiriman dan pemilihan rute logistik.
- Procurement & Sourcing — Mengelola proses pengadaan barang dari berbagai supplier.
- Inventory Management — Melacak stok barang secara real time di berbagai lokasi.
- Quality Management — Menjaga standar kualitas barang di sepanjang rantai pasok.
- IoT Integration — Menghubungkan data sensor IoT untuk pemantauan aset dan mesin.
- Power BI Analytics — Menyajikan visualisasi data rantai pasok secara interaktif.
- Mixed Reality Guides — Memberikan panduan visual berbasis mixed reality untuk operator gudang.
Kelebihan dan Kekurangan Microsoft Dynamics 365 Supply Chain Management
| Kelebihan | Kekurangan |
| Integrasi native dengan ekosistem Microsoft 365 dan Power BI | Biaya lisensi bisa bertambah signifikan seiring modul yang diaktifkan |
| Mendukung teknologi IoT dan mixed reality untuk operasional gudang | Implementasi tetap membutuhkan mitra bersertifikat Microsoft |
| Skalabel dari bisnis menengah hingga besar | Kustomisasi mendalam memerlukan keahlian developer khusus |
| Antarmuka relatif familiar bagi pengguna produk Microsoft | Dukungan konsultan lokal untuk rantai pasok masih terbatas |
| Update dan keamanan sistem dikelola langsung oleh Microsoft | Kurang efisien untuk bisnis dengan rantai pasok sangat sederhana |
E2open
E2open adalah platform supply chain management berbasis cloud yang berfokus pada konektivitas jaringan mitra bisnis skala global, mulai dari supplier, produsen, distributor, hingga penyedia logistik. E2open sering disebut sebagai ‘Connected Supply Chain Platform’ karena menghubungkan ribuan mitra dalam satu jaringan digital.
Perusahaan manufaktur dan consumer goods multinasional banyak menggunakan E2open untuk mendapatkan visibilitas penuh atas rantai pasok yang tersebar di berbagai negara.
10 Fitur Utama E2open
- Demand Sensing & Forecasting — Mendeteksi perubahan permintaan pasar menggunakan analitik prediktif.
- Supply Planning — Menyesuaikan rencana produksi dan pengadaan dengan prediksi permintaan global.
- Global Trade Management — Mengelola kepatuhan dan dokumen perdagangan internasional secara otomatis.
- Logistics Management — Mengoptimalkan proses pengiriman barang lintas negara.
- Supplier Collaboration — Menghubungkan komunikasi dan data dengan ribuan mitra supplier global.
- Channel Data Management — Mengelola data penjualan dari berbagai mitra distribusi dan retail.
- Inventory Visibility — Menampilkan status stok secara real time di seluruh jaringan global.
- Risk Management — Mengidentifikasi risiko gangguan rantai pasok sejak dini.
- Control Tower Dashboard — Menyajikan visibilitas menyeluruh atas seluruh jaringan rantai pasok.
- Analytics & AI Insights — Memberikan rekomendasi berbasis data untuk efisiensi rantai pasok global.
Kelebihan dan Kekurangan E2open
| Kelebihan | Kekurangan |
| Jaringan konektivitas mitra bisnis global yang sangat luas | Biaya berlangganan tergolong tinggi untuk skala menengah ke bawah |
| Kuat dalam manajemen perdagangan internasional | Lebih relevan untuk perusahaan dengan rantai pasok lintas negara |
| Visibilitas rantai pasok end-to-end lintas negara | Membutuhkan integrasi teknis yang kompleks dengan mitra bisnis |
| Cocok untuk perusahaan manufaktur dan consumer goods multinasional | Dukungan lokal di Indonesia masih terbatas |
| Fitur analitik dan AI untuk efisiensi rantai pasok | Waktu implementasi cenderung panjang karena cakupan jaringan luas |
Kesimpulan
Adanya software supply chain management di dalam sebuah perusahaan manufaktur bisa mendapatkan produk dengan harga lebih murah, proses distribusi lebih cepat, dan produk yang lebih berkualitas.
Dari kesepuluh vendor yang dibahas, MASERP menjadi pilihan yang relevan untuk bisnis di Indonesia karena modul pembelian, inventory, dan distribusinya terintegrasi langsung dengan akuntansi serta didukung layanan lokal yang responsif.
Jika catatan rantai pasok Anda tidak terdata dengan baik, hal tersebut akan menjadi masalah seperti salah hitung, lupa mencatat, hingga hilang data. Jika Anda mengalami masalah tersebut, sepertinya Anda membutuhkan program atau software akuntansi seperti MASERP sebagai alat pendataan mulai dari stok barang hingga keuangan perusahaan.
Besar kecil sebuah perusahaan, software akuntansi MASERP bisa dibuat atau dicustom sesuai dengan kondisi perusahaan Anda. Jangan rusak manajemen rantai pasokan dengan pendataan yang kurang dinamis, gunakan software akuntansi untuk membantu segala bentuk pendataan perusahaan Anda agar lebih mudah terkontrol. Konsultasikan kebutuhan Anda kepada konsultan ahli kami. Gratis!
Pertanyaan Software Supply Chain Management
Cocok. Beberapa vendor seperti MASERP dan Odoo Inventory & Purchase menawarkan modul rantai pasok yang bisa disesuaikan dengan skala dan anggaran bisnis kecil hingga menengah.
Software SCM lokal seperti MASERP umumnya lebih mudah dikustomisasi sesuai regulasi dan kebutuhan bisnis Indonesia dengan biaya lebih terjangkau, sedangkan software global seperti SAP, Oracle SCM Cloud, Kinaxis, atau Blue Yonder lebih unggul dalam menangani rantai pasok lintas negara berskala besar.
MASERP menjadi rekomendasi utama untuk perusahaan di Indonesia karena modul pembelian, inventory, dan distribusinya terintegrasi penuh dengan akuntansi serta mudah dikustomisasi sesuai kebutuhan bisnis lokal.