Software Inventory Terbaik: Fitur Inventory MASERP yang Terintegrasi

Software inventory dapat membantu perusahaan mengetahui kapan pengiriman barang masuk gudang, berapa lama produk melewati proses produksi, seberapa cepat barang jadi keluar dari gudang dan kemana barang tersebut dikirim. Software ini dapat menghemat waktu dan membuat proses manajemen inventory lebih terotomatisasi, serta data dan perhitungannya pun lebih akurat.

Apakah perusahaan Anda sudah mengimplementasikan software ini? Atau Anda sedang mencari software inventory? Di artikel kali ini, saya akan membahas salah satu rekomendasi software inventory yang dapat terintegrasi dengan departemen lain seperti pembelian, penjualan, akuntansi, dan lainnya. Saya akan mengenalkan beberapa fitur andalan yang ada di dalamnya! Simak sampai habis, ya!

Apa Itu Inventory dan Software Inventory?

Persediaan atau inventory dapat dikatakan sebagai barang, merchandise dan material yang dimiliki oleh bisnis untuk dijual di pasar untuk memperoleh keuntungan. Misalnya penjual pakaian menggunakan kendaraan untuk mengantarkan dagangan ke pelanggan, jadi hanya pakaian yang dianggap sebagai persediaan dan kendaraan masuk kategori aset.

Dalam bisnis manufaktur, inventory tidak hanya berupa produk akhir produksi yang siap dijual ke pasar, tetapi juga bahan baku yang digunakan dalam proses produksi dan barang setengah jadi yang berada di gudang atau pabrik. Contohnya untuk produsen kue memiliki inventory berupa paket kue yang siap dijual, stok kue setengah jadi yang belum didinginkan atau belum dipacking, serta bahan mentah seperti tepung, gula, susu, cream dan lain-lain.

Nah, kalau di industri jasa tidak ada penjualan dalam bentuk stok fisik, inventorynya sebagian besar tidak berwujud. Jadi inventory perusahaan jasa sebagian besar meliputi steps yang berhubungan sebelum menyelesaikan penjualan. Contohnya untuk perusahaan konsultan, inventory meliputi semua informasi dan data yang dikumpulkan untuk sebuah proyek yang akan dijalankan. Kalau untuk industri perhotelan, kamar yang belum terisi termasuk dalam persediaan (inventory).

Kalau dilihat dari penjelasan singkat di atas, persediaan dapat didefinisikan sebagai:

  • Aset berwujud atau tidak berwujud
  • Aset yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan atau memiliki nilai tukar
  • Aset yang masih dalam proses tetapi nantinya dijual di pasar.

Software inventory merupakan software yang dirancang untuk melacak dan mengelola pembelian material, penjualan barang, pengiriman, serta proses produksi di perusahaan.  Software ini biasanya juga didukung dalam penggunaan barcode scanner atau sistem tracking lain untuk memudahkan penggunanya.

Ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan ketika memilih software inventory, yaitu:

  • Dapat terintegrasi dengan berbagai departemen di perusahaan seperti manufaktur, pembelian, penjualan, keuangan dan lain-lain agar tidak perlu membeli software berbeda untuk tiap departemen. Ini dapat menghemat anggaran perusahaan.
  • Dapat dikustomisasi sesuai alur bisnis terutama untuk bisnis dengan industri spesifik.
  • Dapat digunakan di berbagai device seperti komputer, laptop, tablet dan smartphone di mana saja dan kapan saja agar tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor atau gudang untuk melacak persediaan barang.
  • Vendor software terpercaya dan memiliki jasa after sales yang baik. Mereka bisa membantu saat user mengalami kendala dalam penggunaan software.
  • Mudah digunakan oleh karyawan perusahaan Anda. Buat apa memilih software dengan interface yang mencolok tetapi ternyata karyawan Anda memerlukan waktu lama dan berulang kali untuk training softwarenya?

Baca Juga: Mengelola Sistem Inventory dengan Software Akuntansi

Fitur Inventory di MASERP

Ketika Anda mencari software inventory untuk perusahaan, apakah Anda sudah memperkirakan atau membuat daftar fitur apa saja yang sekiranya dibutuhkan dalam proses bisnis Anda? Kalau masih bingung, berikut ini beberapa fitur andalan inventory di MASERP yang dapat membantu perusahaan dalam mangelola persediaan dari pencatatan hingga pelaporan.

Item yang tercatat di program MASERP terdiri dari kode gudang atau lokasi (3 huruf) dan kode item (14 huruf). Untuk mencari item, perlu dimasukkan kode lokasi dan kode item juga agar hasil pencariannya tepat. Kode lokasi di program memudahkan Anda melacak dan mencetak data persediaan sesuai kelompok gudang atau lokasi.

Persediaan yang dimiliki perusahaan dapat disetting berdasarkan tipe barang, dan itu terdiri dari raw material (RAW), work in process (WIP), inventory stock (FG), jasa/biaya, paket dan total sub item.

Fitur harga beli spesial supplier dapat digunakan kalau Anda mendapatkan harga yang berbeda dari beberapa supplier. Jadi, nanti saat pembelian ke supplier tersebut, harga beli spesialnya dapat ditarik secara otomatis dari master inventory di program.

Selain harga spesial dari supplier, Anda juga bisa memberikan harga beda ke tiap pelanggan dengan harga jual spesial. Saat transaksi penjualan terjadi, harga jual ini bisa ditarik dari master inventory secara otomatis.

Persediaan barang yang ada di gudang sebaiknya memiliki jumlah yang pas, karena kalau jumlahnya berlebihan bisa menimbulkan kerugian terutama kalau barangnya cepat expired atau cepat busuk. Begitu pun kalau jumlah persediaannya kurang, pelanggan bisa saja kecewa karena barang tidak tersedia dan membuat mereka beralih ke kompetitor. Dengan fitur quantity maximum dan minimum di MASERP, perusahaan bisa melakukan setting jumlah maksimal dan minimal barang yang harus ada di gudang. Apabila jumlah persediaan fisik di gudang sudah mencapai quantity minimal, user akan menerima warning sehingga bisa segera memesan ke supplier.

software inventory MASERP

Selain fitur Master Inventory, Master Gudang pun juga berperan dalam management inventory perusahaan, fitur ini dipakai untuk mengontrol lokasi penyimpanan persediaan. Kalau perusahaan Anda memiliki banyak gudang, jangan khawatir karena di MASERP dapat dipakai untuk multi gudang. Nanti tiap gudang diberikan kode yang berhubungan dengan inventory dan dipakai di semua laporan inventory.

Metode pencatatan persediaan di MASERP dapat menggunakan dua cara yaitu perpetual dan periodik. Dengan metode perpetual atau buku pembantu persediaan maka persediaan yang masuk dan keluar dicatat di pembukuan sementara jadi bisa mengetahui nilai dari persediaan kapan saja. Sedangkan untuk metode periodik, persediaan yang dihitung adalah persediaan di akhir periode dan lebih akurat karena sesuai dengan jumlah fisik di gudang.

Selanjutnya fitur transaksi persediaan barang, dimana transaksinya tidak berhubungan dengan penjualan dan pembelian sehingga tidak juga menghasilkan piutang dan utang. Di fitur ini terdapat beberapa field yang dapat dicatat antara lain:

  • Nomor transaksi penerimaan utang
  • Tanggal transaksi persediaan
  • Transfer out: perpindahan barang antar gudang
  • Pemasukan: transaksi saat ada penambahan barang internal
  • Pemakaian: transaksi saat ada pemakaian internal
  • Pengeluaran: transaksi saat ada pengeluaran internal
  • Adjustment untuk mengurangi dan menambah barang
  • Adjustment harga pokok untuk menyesuaikan harga pokok barang
  • Gudang sumber: mencatat gudang yang melakukan transaksi
  • Kode barang
  • Nama barang
  • Quantity: jumlah barang yang masuk/dipakai/keluar dari gudang
  • U/M: satuan barang

Stock opname atau perhitungan fisik persediaan dilakukan untuk memastikan jumlah catatan dalam pembukuan sudah benar dan sesuai. Di proses ini, yang disesuaikan adalah persediaan fisik dan di sistem (software). Penyesuaian persediaan dapat dilakukan secara bertahap atau setiap akhir tahun.

software inventory MASERP

Fitur stock opname di MASERP dapat menyesuaikan persediaan di gudang tertentu berdasarkan jurnal inventory dan kategori barang, nanti akan muncul kode dan nama barang sesuai gudang yang dipilih untuk stock opname. Nanti terbuat transaksi adjustment untuk menyesuaikan jumlah persediaan yang tercatat di komputer dan fisik di gudang.

Apakah perusahaan Anda memiliki ribuan bahkan jutaan persediaan di gudang? Pasti akan menghabiskan banyak waktu kalau mengedit perubahan harga jual di tiap itemnya. Untuk mengatasi kendala itu, MASERP memiliki fitur adjust harga jual berdasarkan kategori barang dan tipe adjustnya (dalam bentuk nominal atau persentase).

Salah satu manfaat dari penggunaan software dalam proses bisnis adalah dapat menghemat waktu dan terotomatisasi, begitu juga dengan input data persediaan barang. Bayangkan kalau ada ribuan persediaan barang masuk dan karyawan harus menginput datanya secara manual? Nah, MASERP didukung dengan barcode scanner untuk mencatat penjualan barang, penerimaan barang dan surat jalan. Barcode barang perlu dimasukkan terlebih dahulu di master inventory agar bisa discan di transaksi selanjutnya.

Baca Juga: Lengkap! Harga dan Fitur 7 Software ERP Terbaik di Indonesia

Kesimpulan

Itu tadi penjelasan mengenai software inventory beserta beberapa daftar fitur inventory yang ada di software MASERP. Software MASERP merupakan software ERP yang dapat memfasilitasi berbagai proses bisnis dari mulai produksi, pembelian, penjualan, persediaan barang, keuangan, karyawan, aset, pajak hingga tersedia berbagai laporan bisnis siap cetak. Biaya yang dikeluarkan untuk berinvestasi di software memang relatif mahal, tetapi ini merupakan salah satu cara terbaik untuk mencapai tujuan bisnis lebih cepat kerena dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja.

MASERP menawarkan layanan hybrid cloud, di mana Anda bisa memasang software di server kantor atau di cloud. Software tetap bisa dipakai meskipun koneksi internet mati.

MASERP dapat digunakan untuk lebih dari satu entitas perusahaan tanpa biaya tambahan. Dengan database SQL server, MASERP kuat menampung jutaan transaksi dan tidak akan corrupt.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang software MASERP yang akan memberikan banyak kemudahan pada perusahaan Anda, langsung saja konsultasikan kendala apa yang Anda hadapi kepada konsultan ahli kami. Gratis!

New call-to-action