Hampir semua aktivitas bisnis dan perdagangan di kehidupan sehari-hari tak lepas dari perusahaan trading (perusahaan dagang). Sebenarnya, perusahaan trading adalah perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan serta menjadi perantara antara produsen dan konsumen. Perusahaan tersebut menjual barang maupun jasa.
Dari warung kecil di lingkungan tempat tinggal Anda, supermarket, dan perusahaan besar, semuanya termasuk contoh perusahaan trading. Mereka terlibat dalam aktivitas jual dan beli barang atau jasa.
Apa saja karakteristik dan jenis lain dari perusahaan trading? Temukan jawabannya di artikel ini!
Apa Itu Perusahaan Trading?
Trading company atau perusahaan trading adalah entitas bisnis yang menjalankan aktivitas perdagangan dengan cara membeli, menyimpan, dan menjual kembali barang atau komoditas.
Model bisnis ini memiliki kegiatan distribusi dan perdagangan, tanpa terlibat dalam proses produksi atau penambahan nilai (value added) pada produk yang dijual.
Sumber pendapatan perusahaan trading berasal dari margin penjualan, yaitu selisih antara harga beli dan harga jual. Pendapatan ini biasanya dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran pasar, perusahaan trading harus dapat menganalisa pasar dan mengelola persediaan (inventory) dengan cara yang tepat sebelum menjualnya kembali dengan harga yang lebih bersaing.
Jenis barang yang dijual perusahaan trading umumnya berupa komoditas primer seperti bahan baku mentah dan hasil bumi, barang setengah jadi, dan produk jadi yang siap dipasarkan.
Jenis Perusahaan Trading
Perusahaan trading dapat dikategorikan ke dalam beberapa jenis berdasarkan fokus usaha dan ruang lingkup perdagangannya. Berikut beberapa jenis perusahaan trading yang umum ditemui di Indonesia.
General Trading
Sebagai model bisnis yang paling fleksibel, general trading memiliki portofolio produk yang luas dan tidak terbatas pada satu sektor industri. Perusahaan ini memperdagangkan berbagai jenis barang, mulai dari produk konsumsi hingga kebutuhan industri.
Diversifikasi produk tersebut memungkinkan perusahaan mengelola risiko bisnis dan menyesuaikan strategi penjualan dengan permintaan pasar.
Commodity Trading
Bila general trading produknya luas dan tidak terbatas, perusahaan trading komoditas fokusnya lebih spesifik, yakni pada perdagangan komoditas primer.
Komoditas yang diperdagangkan meliputi minyak dan gas, logam, hasil pertanian, serta bahan baku lainnya. Dalam supply chain, perusahaan trading komoditas berfungsi sebagai perantara antara produsen dan pasar. Aktivitas perdagangannya sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas dan pasar global.
Regional Trading
Sementara itu, trading regional fokusnya pada aktivitas perdagangan di wilayah geografis tertentu. Perusahaan ini berperan sebagai penghubung antara produsen di satu negara dengan pasar di kawasan tertentu. Mereka perlu memahami benar mengenai karakteristik pasar, regulasi, dan budaya bisnis setempat.
E-Commerce Trading
Digitalisasi ekonomi yang semakin meningkat saat ini membuat aktivitas perdagangan beralih ke platform digital. Perusahaan trading berbasis e-commerce menjalankan proses jual beli melalui sistem online dengan memanfaatkan website, marketplace, atau aplikasi.
Model bisnis lebih efisien dalam biaya operasional, menjangkau pasar yang lebih luas secara online, dan integrasi sistem pembayaran digital dalam proses transaksi.
Service Trading
Tidak semua perusahaan trading menjual barang. Perusahaan trading jasa menyediakan layanan pendukung perdagangan, seperti konsultasi bisnis, manajemen risiko, pengelolaan logistik, sampai asuransi. Perusahaan ini berperan dalam memastikan proses perdagangan berjalan lancar dan terkelola dengan baik.
Forex Trading
Selain perdagangan barang dan jasa, terdapat pula perusahaan trading yang bergerak di sektor keuangan, khususnya perdagangan valuta asing.
Perusahaan trading forex memperoleh keuntungan dari selisih nilai tukar mata uang dan sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro dan kebijakan moneter global. Jenis ini menunjukkan bahwa konsep perusahaan trading juga dapat diterapkan pada instrumen keuangan.
Karakteristik Perusahaan Trading
Agar lebih mudah membedakan perusahaan trading dengan perusahaan non-trading, perhatikan beberapa karakteristik utama berikut.
Ada Aktivitas Perdagangan
Perusahaan trading menjalankan bisnis dengan membeli, menyimpan, dan menjual kembali barang atau komoditas. Seluruh kegiatan ini melibatkan pengelolaan persediaan (inventory management) serta biaya operasional, termasuk biaya pembelian, penyimpanan, dan distribusi.
Tidak Menambahkan Nilai Produk
Berbeda dengan perusahaan manufaktur, perusahaan trading tidak melakukan proses produksi atau menambahkan nilai (value added) pada produk. Barang yang dibeli dijual kembali dalam kondisi yang sama seperti saat diperoleh dari supplier atau produsen.
Keuntungan dari Margin Perdagangan
Pendapatan perusahaan trading bersumber dari selisih antara harga jual dan harga beli setelah dikurangi biaya operasional. Efisiensi pengelolaan persediaan dan pengendalian biaya menjadi faktor meningkatkan profitabilitas bisnis.
Ada Akun Persediaan
Perusahaan trading mencatat persediaan (inventory account) dalam laporan keuangan, termasuk laporan neraca, laporan laba rugi, dan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP). Pengelolaan stok dan pencatatan transaksi yang tepat sangat penting untuk memastikan keakuratan laporan keuangan dan transparansi bisnis.
Kegiatan Perusahaan Trading
Kegiatan yang dilakukan perusahaan trading berbeda dengan perusahaan manufaktur. Apa saja kegiatannya? Simak, di bawah ini!
Melakukan Pembelian
Kegiatan utama perusahaan trading dimulai dari pembelian barang atau produk yang diminati konsumen atau dibutuhkan pasar. Dalam proses ini, perusahaan menentukan jenis produk yang layak diperjualbelikan berdasarkan potensi permintaan dan analisis pasar.
Keputusan ini sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis, sehingga harus direncanakan dengan matang. Tidak hanya produk atau jasa, perusahaan trading juga dapat membeli barang berupa aset atau aktiva untuk mendukung operasional bisnisnya.
Melakukan Penjualan
Setelah membeli produk, perusahaan trading menjualnya kembali untuk memperoleh keuntungan. Penjualan merupakan kegiatan inti dan sekaligus tantangan utama dalam bisnis perdagangan.
Strategi yang tepat dapat menjadi kunci untuk mengoptimalkan profit bisnis. Strategi ini mulai dari penetapan harga, promosi, hingga pengelolaan persediaan.
Keuntungan yang diperoleh umumnya digunakan kembali sebagai modal untuk membeli produk baru sekaligus menjaga ketersediaan stok di gudang.
Mengelola Pengeluaran Biaya
Setiap pembelian barang menimbulkan berbagai pengeluaran yang harus dicatat dengan cermat, mulai dari biaya pembelian hingga pengeluaran operasional lainnya.
Contohnya dari pengeluaran ini seperti pelunasan utang, sewa gudang, pajak, gaji karyawan, serta biaya operasional lain yang terkait.
Pencatatan yang tepat sangat penting untuk menjaga keakuratan laporan keuangan dan meminimalisir human error.
Penerimaan Pembayaran
Tahap terakhir dalam kegiatan perusahaan trading adalah menerima pembayaran dari pembeli. Proses ini menjadi sangat penting karena memengaruhi arus kas (cash flow) dan likuiditas perusahaan. Setiap penerimaan kas harus dicatat secara akurat untuk memudahkan pengendalian keuangan dan penyusunan laporan keuangan.
Saat ini, banyak perusahaan trading memanfaatkan aplikasi keuangan atau software akuntansi seperti MASERP untuk mempermudah proses monitoring dan mengelola keuangan.
Contoh Perusahaan Trading di Indonesia
Indonesia memiliki banyak perusahaan dagang besar berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari barang konsumsi hingga jasa keuangan.
Selain menjual produk, perusahaan-perusahaan ini juga mengelola rantai pasok (supply chain), distribusi, persediaan (inventory management), serta strategi pemasaran dan keuangan.
Berikut beberapa contoh perusahaan trading terbesar di Indonesia beserta perannya.
PT BCA Finance
Sebagai bagian dari grup Bank Central Asia (BCA), BCA Finance bergerak di sektor pembiayaan konsumen (consumer financing). Perusahaan trading ini tidak hanya menyediakan kredit kendaraan bermotor, tetapi juga mendistribusikan produk finansial lain seperti kredit konsumtif dan pembiayaan modal usaha.
Peran utama perusahaan ini adalah menghubungkan institusi keuangan dengan konsumen, mengelola risiko kredit, dan memastikan arus kas perusahaan tetap sehat.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk
Indofood adalah perusahaan trading yang fokus pada produk pangan, termasuk mi instan, tepung, dan olahan makanan lainnya.
Dengan jaringan distribusi nasional yang luas, perusahaan ini mempermudah penetrasi pasar (market penetration), menjangkau konsumen di pasar modern maupun tradisional, dan memastikan ketersediaan produk secara konsisten.
PT Mayora Indah Tbk
Mayora beroperasi di sektor FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) yang memproduksi dan mendistribusikan produk makanan dan minuman, mulai dari kopi instan, biskuit, hingga permen.
Jaringan distribusi yang mencakup pasar domestik maupun ekspor, perusahaan ini mampu memanfaatkan economies of scale untuk menekan biaya operasional bisnis. Tentu saja cara ini meningkatkan efisiensi bisnis dan memperluas pangsa pasar di tingkat global.
PT Astra International Tbk
Astra International adalah perusahaan trading yang bergerak di sektor industri dan distribusi, termasuk otomotif, alat berat, dan jasa logistik. Perusahaan ini bertindak sebagai penghubung antara produsen dan konsumen dengan mengelola rantai pasok nasional (national supply chain).
Melalui pengelolaan ini, aliran produk menjadi lebih efisien dan tepat waktu. Selain itu, perusahaan juga mengoptimalkan profitabilitas dengan mengendalikan biaya dan meningkatkan efisiensi operasional bisnis.
PT Unilever Indonesia Tbk
Unilever Indonesia adalah perusahaan trading yang bergerak di produksi dan distribusi barang konsumsi, terutama produk rumah tangga dan perawatan pribadi seperti Lifebuoy, Sunsilk, dan Pepsodent.
Sistem distribusi yang terintegrasi memudahkan Unilever menjangkau pasar secara luas sekaligus mengoptimalkan supply chain management untuk menjaga daya saing di pasar.
PT Lotte Mart Indonesia
Lotte Mart adalah perusahaan trading di sektor ritel yang mengelola jaringan supermarket dan department store.
Perusahaan ini bertanggung jawab mengatur aliran produk dari pemasok ke outlet, memastikan persediaan barang selalu tercukupi, dan menjalankan strategi promosi untuk menarik konsumen.
Dengan pengelolaan yang baik, perusahaan dapat menjangkau semua konsumen dan menjaga ketersediaan stok di semua outlet.
PT. Sampoerna
Sampoerna adalah perusahaan trading yang bergerak di produksi dan distribusi produk tembakau. Perusahaan ini bertanggung jawab mengelola rantai distribusi untuk memastikan produk sampai ke konsumen dengan tepat waktu.
Sampoerna menerapkan strategi pemasaran yang disesuaikan dengan berbagai segmen pasar. Dengan pengelolaan distribusi dan pemasaran yang efisien, perusahaan ini mampu menjaga daya saingnya di sektor industri tembakau.
PT. Gudang Garam Tbk
Gudang Garam adalah salah satu perusahaan trading terbesar di sektor industri tembakau. Perusahaan ini tidak hanya memproduksi rokok, tetapi juga mengelola distribusi dan logistik secara strategis (supply chain optimization).
Dengan menggunakan supply chain optimization yang efektif, perusahaan mampu memastikan ketersediaan produk di pasar serta mempertahankan market share dan daya saing industrinya.
Kesimpulan
Itulah penjelasan tentang perusahaan trading. Secara singkat, perusahaan trading adalah perusahaan yang bergerak di perdagangan, menjadi penghubung antara produsen dan konsumen, baik di pasar domestik maupun internasional. Masing-masing perusahaan punya strategi dan fokus yang berbeda, tergantung jenis produk dan pasar yang mereka layani.
Untuk memudahkan bisnis trading mengelola operasional harian, sebaiknya menggunakan software akuntansi ERP seperti MASERP yang memiliki fitur dan modul lengkap dari penjualan, pembelian, persediaan barang, akuntansi, keuangan, aset tetap, multi gudang, multi cabang, multi currency, laporan keuangan, dan masih banyak lagi.
Anda tidak perlu lagi membeli banyak software untuk tiap departemen, MASERP mengintegrasikan semua departemen dalam satu sistem terpusat. Terdapat fitur hak akses dan hak approval untuk mendukung keamanan data tiap departemen.
Segera jadwalkan kebutuhan bisnis Anda sekarang dengan konsultan ahli kami dan dapatkan free trial gratis!
