10 Rekomendasi Software Produksi untuk Perusahaan Manufaktur

Written by Tika Ulfianinda

Rekomendasi Software Produksi untuk Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur di dalamnya mencakup berbagai macam kegiatan, proses produksi yang cukup panjang. Dibutuhkan pencatatan yang detail di tiap prosesnya. Tentu di era modern ini tidak hanya menggunakan laporan manual. Ada software produksi yang bisa digunakan untuk mengelola data proses produksi di tiap tahapnya.

Perusahaan manufaktur atau produksi adalah sebuah badan usaha yang memiliki aktivitas pengelolaan material atau bahan mentah sampai menjadi barang jadi lalu menjualnya kepada konsumen.

MASERP Answers Baru

Dapatkan jawaban seputar akuntansi & ERP, dibantu AI, dari pengalaman MASERP membantu ratusan perusahaan Indonesia.

Perusahaan produksi dalam setiap pekerjaan atau kegiatan operasional yang dilakukannya tentu memiliki acuan dan standar dasar yang digunakan oleh para karyawan yang bekerja, biasanya acuan standar tersebut disebut dengan SOP (Standar Operasional Prosedur).

Berikut kami berikan rekomendasi software produksi untuk mengelola bisnis manufaktur Anda.

Highlight Artikel
  • Software produksi adalah software untuk mengelola data proses produksi di setiap tahap, mulai dari stok bahan baku hingga laporan operasional.
  • Elemen penting yang harus dicatat meliputi stok bahan baku, pembelian bahan baku, proses produksi, laporan produksi, penjualan barang jadi, dan laporan operasional.
  • Fitur Batch Number pada MASERP bisa memudahkan Anda membedakan barang yang baru diproduksi hari ini dengan barang produksi hari sebelumnya sehingga tidak mengalami double produksi.
Free Demo MASERP Sekarang!

Kenapa Usaha Produksi Perlu Pencatatan?

Biaya Bahan Baku

Biaya bahan baku yaitu bahan-bahan yang digunakan dan menjadi bagian dari proses produksi, sehingga bahan ini diolah dan menjadi suatu produk.

Biaya Tenaga Kerja

Biaya tenaga kerja adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk para tenaga kerja, dibedakan menjadi tenaga kerja langsung dan tak langsung. Biaya langsung berkaitan langsung dengan aktivitas pengolahan bahan baku hingga menjadi suatu produk, sedangkan tenaga kerja tidak langsung contohnya adalah petugas pemeliharaan, keamanan, dan kebersihan.

Biaya Overhead Pabrik

Biaya overhead pabrik disebut juga BOP, merupakan biaya di luar bahan baku dan tenaga kerja yang timbul akibat penggunaan bahan penolong atau biaya tidak langsung lainnya. Contoh BOP adalah biaya bahan penolong, biaya pengawasan mesin pabrik, biaya telepon, dan biaya listrik.

Elemen yang Harus Ada di Perusahaan Manufaktur

Banyaknya proses yang ada dalam sebuah perusahaan manufaktur tentu banyak hal yang perlu dicatat dalam setiap tahapnya, diantaranya adalah:

Stok Bahan Baku

Dalam industri manufaktur atau fabrikasi tentu bahan baku menjadi komponen utama yang harus selalu ada. Data stok bahan baku harus selalu diupdate sehingga bisa diketahui jumlah yang tersedia saat ini agar tidak terjadi minim stok.

Pembelian Bahan Baku

Pembelian bahan baku harus menjadi fokus staf untuk dilakukan pencatatan data pembelian stok bahan baku, karena terkait dengan supplier, harga beli, dan jumlah bahan baku yang dibeli.

Proses Produksi (Bahan Baku, Barang Setengah Jadi, Barang Jadi)

Bahan baku merupakan komponen penting dalam sebuah proses produksi, kemudian diolah menjadi barang setengah jadi sebagai input untuk barang dan jasa lainnya, hingga akhirnya menjadi barang jadi yang siap dipasarkan atau dijual kepada konsumen.

Laporan Produksi

Terkait dengan kompleksitas sebuah proses produksi yang melewati beberapa tahap, maka diperlukan sebuah laporan produksi dari tiap tahap yang ada, meliputi laporan harga pokok produksi, laporan persediaan barang dalam proses, dan biaya pembelian bahan baku.

Penjualan Barang Jadi

Fungsi yang digunakan untuk mencapai tujuan dari proses produksi dan menjual hasilnya, tujuannya untuk mendapatkan keuntungan. Banyak biaya yang perlu dimasukkan kedalam laporan termasuk biaya pemasaran, transportasi, dan sewa gudang.

Laporan Operasional

Terkait dengan laporan operasional, banyak biaya yang juga harus dimasukkan dalam catatannya termasuk biaya listrik, air dan telepon, gaji karyawan, iklan, dan biaya laba rugi operasi.

Rekomendasi Vendor Software Produksi Terbaik

Setelah mengetahui elemen apa saja yang wajib dicatat, langkah berikutnya adalah memilih software produksi yang tepat. Berikut 10 rekomendasi vendor software produksi beserta penjelasan, 10 fitur utama, serta kelebihan dan kekurangannya.

MASERP

MASERP adalah software akuntansi dan ERP manufaktur buatan Indonesia yang sudah dipercaya sejak tahun 1984. Untuk kebutuhan produksi, MASERP menyediakan modul lengkap mulai dari perencanaan produksi, work order, hingga perhitungan HPP secara otomatis.

Karena dikembangkan lokal, MASERP mudah dikustomisasi sesuai alur produksi spesifik perusahaan Anda, baik proses make-to-stock maupun make-to-order.

software produksi maserp

10 Fitur Utama MASERP

  1. Bill of Material (BOM) — Menentukan HPP sementara dan final berdasarkan biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik.
  2. Batch Number — Membedakan hasil produksi antar periode sehingga mencegah double produksi dan memudahkan pelacakan expired date.
  3. Work Order Management — Mencatat dan melacak perintah kerja produksi agar tidak ada tahapan yang terlewat.
  4. Production Planning & Control — Merencanakan jadwal produksi, alokasi mesin, dan tenaga kerja sesuai target.
  5. Assembly & Disassembly — Menggabungkan bahan baku menjadi barang jadi atau sebaliknya sesuai kebutuhan proses produksi.
  6. Multi Gudang — Menampilkan seluruh persediaan bahan baku dan barang jadi dari berbagai gudang dalam satu sistem.
  7. Warning Stock — Memberi peringatan otomatis saat stok bahan baku mendekati batas minimum.
  8. Laporan Produksi Real Time — Menyajikan laporan harga pokok produksi dan persediaan barang dalam proses secara otomatis.
  9. QR Barcode Scanner — Mempercepat pencatatan penerimaan bahan baku dan pengiriman barang jadi tanpa input manual.
  10. Fixed Asset Management — Mencatat penyusutan mesin produksi secara otomatis sesuai standar akuntansi.

Kelebihan dan Kekurangan MASERP

KelebihanKekurangan
Modul produksi dan akuntansi terintegrasi penuhInvestasi awal relatif besar bagi usaha kecil
Mudah dikustomisasi sesuai alur produksi perusahaanPerlu waktu pelatihan agar staf produksi optimal menggunakan sistem
Mendukung multi gudang tanpa biaya tambahanFitur lanjutan lebih optimal jika digunakan lintas divisi
After-sales support lokal yang responsif
Perhitungan HPP otomatis dan akurat

SAP

SAP adalah salah satu penyedia software ERP terbesar di dunia asal Jerman yang telah berdiri sejak 1972. Untuk urusan produksi, SAP dikenal kuat dalam modul Production Planning (PP) yang mampu menangani proses manufaktur kompleks berskala besar.

Perusahaan manufaktur multinasional banyak memilih SAP karena kemampuannya mengintegrasikan proses produksi dengan supply chain dan akuntansi dalam satu sistem yang stabil.

10 Fitur Utama SAP

  1. Production Planning (PP) — Merencanakan jadwal produksi dan kapasitas mesin secara detail.
  2. Material Requirement Planning (MRP) — Menghitung kebutuhan bahan baku berdasarkan pesanan produksi.
  3. Shop Floor Control — Memantau progres produksi langsung dari lantai pabrik secara real time.
  4. Quality Management — Menjaga standar mutu produk pada setiap tahap produksi.
  5. Cost Accounting — Menghitung biaya produksi termasuk overhead dan tenaga kerja secara akurat.
  6. Plant Maintenance — Menjadwalkan perawatan mesin agar proses produksi tidak terhambat.
  7. Warehouse Management — Mengatur pergerakan bahan baku dan barang jadi antar gudang.
  8. Supply Chain Integration — Menghubungkan proses produksi dengan pengadaan dan distribusi.
  9. Business Intelligence & Analytics — Menyediakan dashboard produksi untuk pengambilan keputusan manajemen.
  10. Batch Management — Melacak nomor batch produksi untuk kebutuhan traceability produk.

Kelebihan dan Kekurangan SAP

KelebihanKekurangan
Sangat kuat untuk proses produksi berskala besar dan kompleksBiaya lisensi dan implementasi tergolong mahal
Reputasi global dan teruji di berbagai industri manufakturWaktu implementasi cenderung lama
Integrasi mendalam antara produksi, supply chain, dan akuntansiMembutuhkan tim IT atau konsultan bersertifikat
Modul analitik dan BI yang canggihKurva belajar tinggi bagi staf produksi baru
Skalabel untuk perusahaan yang terus berkembangKurang efisien untuk usaha produksi berskala kecil

Odoo Manufacturing

Odoo Manufacturing adalah modul produksi dari platform ERP open source Odoo. Modul ini memungkinkan perusahaan merencanakan, menjadwalkan, dan melacak proses produksi secara visual melalui tampilan Manufacturing Order dan Work Center.

Karena bersifat modular, Odoo Manufacturing bisa dikombinasikan dengan modul Inventory, Purchase, dan Accounting sesuai kebutuhan tanpa membayar fitur yang tidak digunakan.

10 Fitur Utama Odoo Manufacturing

  1. Manufacturing Orders — Mengelola perintah produksi dari awal hingga barang jadi.
  2. Bill of Materials (BoM) — Menyusun struktur bahan baku dan komponen produksi bertingkat.
  3. Work Centers — Mengatur kapasitas dan jadwal penggunaan mesin produksi.
  4. Routing — Menentukan urutan tahapan proses produksi secara otomatis.
  5. Quality Control Points — Menjadwalkan pemeriksaan kualitas pada titik produksi tertentu.
  6. Maintenance Management — Mengatur jadwal perawatan preventif mesin produksi.
  7. Inventory Integration — Menyesuaikan stok bahan baku secara otomatis saat produksi berjalan.
  8. Cost Analysis — Melacak biaya produksi aktual dibandingkan estimasi.
  9. PLM (Product Lifecycle Management) — Mengelola perubahan desain dan versi produk secara terstruktur.
  10. Shop Floor Control (Tablet View) — Memudahkan operator mencatat progres produksi langsung dari tablet di lantai produksi.

Kelebihan dan Kekurangan Odoo Manufacturing

KelebihanKekurangan
Tampilan visual yang intuitif untuk perencanaan produksiMembutuhkan tim IT untuk kustomisasi mendalam
Modular, bisa dikombinasikan sesuai kebutuhanBiaya bertambah seiring penambahan modul dan user
Biaya awal relatif terjangkau untuk skala kecilDukungan lokal berbahasa Indonesia masih terbatas
Dukungan komunitas open source yang aktifFitur produksi lanjutan hanya tersedia di versi Enterprise
Mudah diintegrasikan dengan modul inventory dan pembelianPerforma dapat menurun untuk volume transaksi produksi yang sangat besar

Katana Cloud Manufacturing

Katana adalah software manufaktur berbasis cloud yang berfokus pada bisnis produksi skala kecil hingga menengah, terutama untuk industri manufaktur ringan seperti makanan, fashion, dan barang konsumen. Katana dikenal dengan tampilan visual yang sederhana untuk melihat status produksi secara real time.

Software ini banyak digunakan oleh brand yang menjual produk secara online karena kemampuan integrasinya dengan platform e-commerce dan akuntansi pihak ketiga.

10 Fitur Utama Katana Cloud Manufacturing

  1. Live Inventory Management — Menampilkan status stok bahan baku dan barang jadi secara real time.
  2. Manufacturing Orders — Membuat dan melacak pesanan produksi dengan tampilan visual sederhana.
  3. Bill of Materials — Menyusun resep atau komposisi produk secara detail.
  4. Production Scheduling — Menjadwalkan produksi berdasarkan kapasitas dan prioritas pesanan.
  5. Purchase Order Management — Mengelola pembelian bahan baku dari supplier secara otomatis.
  6. Multi-Channel Sales Integration — Menghubungkan data penjualan dari berbagai platform e-commerce.
  7. Batch Tracking — Melacak nomor batch produksi untuk keperluan quality control.
  8. Floor Level Control — Memantau progres operator produksi di lantai pabrik.
  9. Reporting & Analytics — Menyajikan laporan biaya produksi dan performa operasional.
  10. Accounting Integration — Terhubung dengan software akuntansi pihak ketiga seperti Xero atau QuickBooks.

Kelebihan dan Kekurangan Katana Cloud Manufacturing

KelebihanKekurangan
Antarmuka sederhana dan mudah dipelajariKurang cocok untuk proses produksi berskala sangat besar
Cocok untuk bisnis produksi skala kecil hingga menengahModul akuntansi terbatas sehingga tetap butuh software akuntansi terpisah
Integrasi kuat dengan platform e-commerceKetergantungan penuh pada koneksi internet karena full cloud
Implementasi relatif cepat dibanding ERP besarDukungan bahasa dan support lokal Indonesia masih terbatas
Harga berlangganan lebih terjangkauKustomisasi proses produksi yang kompleks cukup terbatas

Deskera MRP

Deskera MRP adalah software manufacturing resource planning berbasis cloud yang menyasar UKM hingga menengah di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Deskera menawarkan modul produksi yang terintegrasi langsung dengan akuntansi dan HR dalam satu platform.

Kelebihan Deskera terletak pada kemudahan penggunaan serta harga berlangganan yang lebih ramah untuk bisnis yang baru mulai menerapkan sistem digital pada proses produksinya.

10 Fitur Utama Deskera MRP

  1. Production Planning — Merencanakan jadwal produksi berdasarkan permintaan dan kapasitas.
  2. Bill of Materials — Menyusun komponen dan bahan baku yang dibutuhkan untuk tiap produk.
  3. Work Order Tracking — Memantau status pekerjaan produksi dari awal hingga selesai.
  4. Inventory Control — Mengelola stok bahan baku dan barang jadi secara real time.
  5. Quality Assurance — Mencatat hasil pemeriksaan kualitas produk pada tiap tahap.
  6. Costing — Menghitung biaya produksi termasuk bahan baku dan tenaga kerja.
  7. Purchase Requisition — Mengajukan permintaan pembelian bahan baku secara otomatis saat stok menipis.
  8. Accounting Integration — Terhubung langsung dengan modul akuntansi Deskera tanpa integrasi tambahan.
  9. HR & Payroll Integration — Menghubungkan data tenaga kerja produksi dengan modul penggajian.
  10. Analytics Dashboard — Menyajikan ringkasan performa produksi dan biaya secara visual.

Kelebihan dan Kekurangan Deskera MRP

KelebihanKekurangan
Harga berlangganan lebih terjangkau untuk UKMFitur produksi lanjutan masih kalah lengkap dibanding ERP besar
Modul produksi, akuntansi, dan HR dalam satu platformDukungan lokal di Indonesia masih terbatas
Antarmuka mudah dipahami pengguna baruKurang cocok untuk proses manufaktur yang sangat kompleks
Implementasi relatif cepat karena berbasis cloudKustomisasi mendalam memerlukan biaya tambahan
Cocok untuk bisnis yang baru mulai digitalisasi produksiKetergantungan pada koneksi internet karena berbasis cloud

Fishbowl Manufacturing

Fishbowl Manufacturing adalah software produksi yang dirancang untuk melengkapi QuickBooks dan Xero dengan modul manufaktur dan inventory yang lebih mendalam. Fishbowl banyak digunakan bisnis manufaktur kecil hingga menengah di Amerika yang sudah nyaman dengan software akuntansi tersebut namun butuh fitur produksi tambahan.

Kelebihan utama Fishbowl adalah kemudahan integrasinya dengan software akuntansi populer sehingga perusahaan tidak perlu migrasi sistem akuntansi secara menyeluruh.

10 Fitur Utama Fishbowl Manufacturing

  1. Work Order Management — Mengelola perintah kerja produksi dari awal hingga barang jadi.
  2. Bill of Materials — Menyusun daftar bahan baku dan komponen yang dibutuhkan tiap produk.
  3. Inventory Tracking — Melacak stok bahan baku dan barang jadi secara real time.
  4. Manufacturing Scheduling — Menjadwalkan proses produksi berdasarkan kapasitas dan prioritas pesanan.
  5. Barcode Scanning — Mempercepat pencatatan barang masuk dan keluar tanpa input manual.
  6. QuickBooks & Xero Integration — Menyinkronkan data produksi langsung dengan software akuntansi yang sudah digunakan.
  7. Multi-Location Inventory — Mengelola stok dari beberapa lokasi gudang dalam satu sistem.
  8. Landed Cost Tracking — Menghitung biaya tambahan seperti ongkos kirim ke dalam harga pokok produk.
  9. Sales Order Management — Mengelola pesanan penjualan hingga status pengiriman barang.
  10. Reporting & Analytics — Menyajikan laporan produksi dan inventory secara visual.

Kelebihan dan Kekurangan Fishbowl Manufacturing

KelebihanKekurangan
Integrasi mulus dengan QuickBooks dan XeroModul produksi kurang mendalam untuk manufaktur kompleks
Tidak perlu migrasi sistem akuntansi secara menyeluruhSangat bergantung pada software akuntansi pihak ketiga
Harga relatif terjangkau untuk skala kecil-menengahDukungan lokal di Indonesia masih sangat terbatas
Implementasi cenderung cepatKurang cocok untuk perusahaan dengan banyak entitas
Antarmuka sederhana dan mudah dipahamiFitur analitik lanjutan masih terbatas dibanding ERP besar

MRPeasy

MRPeasy adalah software MRP (Material Requirements Planning) berbasis cloud yang menyasar bisnis manufaktur kecil dengan 10 hingga 200 karyawan. MRPeasy berfokus pada kemudahan penggunaan sehingga bisnis produksi kecil bisa mulai menerapkan perencanaan produksi digital tanpa proses implementasi yang rumit.

Software ini cocok untuk perusahaan yang baru beralih dari pencatatan manual atau spreadsheet ke sistem produksi yang lebih terstruktur.

10 Fitur Utama MRPeasy

  1. Production Planning — Merencanakan jadwal produksi secara visual berdasarkan kapasitas mesin.
  2. Bill of Materials — Menyusun struktur bahan baku dan komponen produk secara sederhana.
  3. Inventory Management — Mengelola stok bahan baku dan barang jadi secara real time.
  4. Demand Forecasting — Memprediksi kebutuhan produksi berdasarkan data penjualan historis.
  5. Purchase Order Management — Mengelola pembelian bahan baku dari supplier secara otomatis.
  6. CRM Terintegrasi — Menghubungkan data pelanggan dengan proses penjualan dan produksi.
  7. Quality Management — Mencatat hasil pemeriksaan kualitas produk pada tiap tahap produksi.
  8. Accounting Integration — Terhubung dengan software akuntansi seperti QuickBooks dan Xero.
  9. Shop Floor Control — Memantau progres operator produksi secara real time.
  10. Reporting & Analytics — Menyajikan laporan performa produksi dan biaya secara visual.

Kelebihan dan Kekurangan MRPeasy

KelebihanKekurangan
Sangat mudah dipelajari untuk bisnis produksi kecilKurang cocok untuk perusahaan manufaktur skala besar
Implementasi cepat tanpa proses rumitFitur lanjutan seperti MES masih terbatas
Harga berlangganan terjangkau untuk skala kecilDukungan lokal berbahasa Indonesia masih terbatas
Modul demand forecasting membantu perencanaan produksiKetergantungan penuh pada koneksi internet
Bisa diintegrasikan dengan software akuntansi populerKustomisasi proses produksi kompleks cukup terbatas

JobBOSS² (E2 Shop System)

JobBOSS², sebelumnya dikenal sebagai E2 Shop System, adalah software produksi yang dirancang khusus untuk job shop dan perusahaan manufaktur berbasis pesanan (make-to-order), seperti bengkel permesinan dan fabrikasi logam. Software ini kuat dalam job costing dan estimasi biaya produksi per pesanan.

JobBOSS² banyak dipakai bisnis manufaktur skala kecil hingga menengah yang mengerjakan produk custom dengan volume pesanan tinggi dan variasi produk yang beragam.

10 Fitur Utama JobBOSS² (E2 Shop System)

  1. Job Costing & Estimating — Menghitung estimasi biaya produksi secara akurat untuk setiap pesanan custom.
  2. Scheduling — Menjadwalkan produksi berdasarkan prioritas pesanan dan kapasitas mesin.
  3. Shop Floor Data Collection — Mencatat data produksi langsung dari lantai pabrik secara real time.
  4. Inventory Management — Mengelola stok bahan baku dan barang jadi untuk kebutuhan produksi.
  5. Quality Control — Mencatat hasil inspeksi kualitas produk pada tiap tahap produksi.
  6. Purchasing Management — Mengelola pembelian bahan baku dari berbagai supplier.
  7. Quoting & Sales Order — Membuat penawaran harga untuk pesanan custom secara cepat.
  8. Accounting Integration — Terhubung dengan software akuntansi seperti QuickBooks.
  9. Document Control — Menyimpan dan mengelola dokumen teknis produksi secara terpusat.
  10. Reporting & Analytics — Menyajikan laporan profitabilitas per pesanan dan performa produksi.

Kelebihan dan Kekurangan JobBOSS² (E2 Shop System)

KelebihanKekurangan
Sangat kuat untuk job costing dan estimasi biaya pesanan customKurang cocok untuk manufaktur produksi massal (make-to-stock)
Cocok untuk job shop dan bengkel fabrikasi logamDukungan lokal di Indonesia masih sangat terbatas
Modul penjadwalan yang detail untuk produksi berbasis pesananAntarmuka terasa kurang modern dibanding kompetitor baru
Bisa terhubung dengan software akuntansi populerBiaya lisensi cukup tinggi untuk bisnis yang baru mulai
Fokus pada industri manufaktur presisiKustomisasi mendalam memerlukan dukungan teknis khusus

Acumatica Manufacturing Edition

Acumatica Manufacturing Edition adalah modul produksi dari platform ERP cloud Acumatica yang mendukung berbagai model produksi mulai dari make-to-stock, make-to-order, hingga engineer-to-order. Model lisensinya berbasis penggunaan sumber daya, bukan per user, sehingga fleksibel untuk tim yang terus bertambah.

Software ini cocok untuk perusahaan produksi menengah yang membutuhkan sistem cloud modern namun tetap ingin kontrol mendalam atas proses produksinya.

10 Fitur Utama Acumatica Manufacturing Edition

  1. Bill of Materials & Routing — Menyusun struktur produk dan urutan proses produksi secara fleksibel.
  2. Production Management — Mengelola perintah produksi dari perencanaan hingga penyelesaian.
  3. Material Requirements Planning (MRP) — Menghitung kebutuhan bahan baku berdasarkan permintaan produksi.
  4. Advanced Planning & Scheduling — Menjadwalkan produksi secara optimal sesuai kapasitas sumber daya.
  5. Inventory Management — Mengelola stok bahan baku dan barang jadi secara real time.
  6. Estimating — Membuat estimasi biaya produksi untuk pesanan custom secara akurat.
  7. Project Accounting — Menghitung biaya proyek manufaktur berbasis pesanan khusus.
  8. Financial Management — Menyediakan buku besar dan laporan keuangan yang terintegrasi penuh.
  9. Mobile Access — Memungkinkan akses sistem dari perangkat mobile kapan saja.
  10. Business Intelligence — Menyajikan dashboard analitik untuk mendukung keputusan bisnis.

Kelebihan dan Kekurangan Acumatica Manufacturing Edition

KelebihanKekurangan
Lisensi berbasis sumber daya, bukan per user, sehingga lebih hemat untuk tim besarDukungan lokal di Indonesia masih terbatas
Mendukung berbagai model produksi dalam satu platformModul produksi lanjutan memerlukan konfigurasi tambahan
Bisa diakses dari perangkat apa saja karena berbasis cloudKurang optimal untuk manufaktur berskala sangat besar
Implementasi relatif lebih cepat dibanding ERP tier-1Ketergantungan pada koneksi internet karena berbasis cloud
Antarmuka modern dan mudah dipelajariEkosistem partner lokal belum sebanyak ERP global lain

Kesimpulan

ERP manufaktur dirancang khusus untuk industri manufaktur, menyediakan berbagai fitur advance untuk kebutuhan spesifik bisnis manufaktur. Fitur penting yang harus ada di software produksi manufaktur antara lain fitur produksi atau manufaktur, supply chain management, pesanan dan inventory, serta pembelian (purchasing).

Dari kesepuluh vendor yang dibahas di atas, MASERP menjadi solusi yang relevan untuk mengatasi segala kendala urusan manufaktur di Indonesia karena mudah dikustomisasi dan didukung layanan lokal yang responsif. Fitur Batch Number pada MASERP bisa memudahkan Anda membedakan barang yang baru diproduksi hari ini dengan barang produksi hari sebelumnya sehingga tidak mengalami double produksi.

Anda bingung menentukan harga pokok produksi (HPP)? Formula Bill of Material pada MASERP membantu Anda menentukan HPP sementara dan final.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang software MASERP yang akan memberikan banyak kemudahan pada perusahaan manufaktur Anda, langsung saja konsultasikan apa yang Anda butuhkan kepada konsultan ahli kami. Gratis!

Konsultasi dan Demo Gratis Software ERP MASERP
Jadwalkan free konsultasi dan demo fitur lengkap software ERP MASERP untuk bisnis Anda.

Pertanyaan Seputar Software Produksi

Apa saja elemen penting yang harus dicatat di perusahaan manufaktur?

Elemen penting yang harus dicatat antara lain stok bahan baku, pembelian bahan baku, proses produksi (bahan baku, barang setengah jadi, barang jadi), laporan produksi, penjualan barang jadi, dan laporan operasional.

Software produksi apa yang direkomendasikan untuk perusahaan di Indonesia?

MASERP menjadi rekomendasi utama untuk perusahaan produksi di Indonesia karena modulnya lengkap, mendukung multi gudang, dan modul produksinya terintegrasi langsung dengan akuntansi. MASERP berpengalaman menghandle perusahaan manufaktur dengan berbagai produk seperi plastik, otomotif, fashion, dll.

Apa fitur wajib yang harus ada di software produksi manufaktur?

Fitur penting yang harus ada di software produksi manufaktur antara lain fitur produksi atau manufaktur, supply chain management, pesanan dan inventory, serta pembelian (purchasing).

Author

  • author tika ulfianinda

    Tika adalah seorang SEO Specialist dengan pengalaman lebih dari 5 tahun menulis dan mengoptimasi artikel untuk industri B2B SaaS, khususnya sistem ERP dan HRIS. Berbekal pemahaman dan pengalaman dengan dunia digital marketing membuat dirinya terbiasa menulis artikel yang SEO friendly dan berbasis data. Tika menyajikan isi konten artikel yang relevan membantu bisnis dengan topik software ERP, HRIS, akuntansi, inventory, manajemen bisnis, teknologi, dan artikel lain terkait SaaS serta bisnis.