Memahami Fungsi, Pihak dan 12 Jenis Letter of Credit

Transaksi dalam perdagangan Interasional akan berbeda dengan perdagangan di dalam negeri, karena ada perbedaan geografis bahkan bahasa yang bisa menyebabkan kesalahan informasi dan mengurangi kepercayaan kedua belah pihak. Letter of Credit adalah solusinya.

Letter of credit menjadi solusi dalam bentuk dokumen untuk mengatasi masalah kepercayaan tersebut, penjual dan pembeli memiliki kesepakatan dalam transaksi penagihan dan pembayaran ekspor impor.

Pengertian Letter of Credit

Biasanya dalam perdagangan Internasional antara penjual dan pembeli belum saling mengenal, terlebih proses jual belinya berada di lokasi yang jaraknya jauh.

Untuk mengantisipasi penipuan dan menjamin keamanan transaksi, mereka umumnya menggunakan Letter of Credit sebagai metode pembayaran Internasional.

Eksportir dapat menerima pembayaran tanpa perlu menunggu berita dari luar negeri setelah barang dan dokumennya dikirimkan ke importir.

Letter of Credit memiliki arti Surat Kredit Berdokumen dan biasanya disingkat dengan L/C. Letter of Credit adalah perjanjian yang diterbitkan oleh bank atas permintaan dari nasabah untuk melakukan pembayaran sejumlah uang atas dokumen ekspor dan impor yang dikirimkan oleh penerima L/C.

Tetapi, L/C bukanlah sebuah garansi atau surat berharga yang bisa dipindah tangan selain kepada pihak yang tidak berkepentingan.

Letter of Credit adalah pelindung bagi para importir dan eksportir apabila ada syarat dan kewajiban yang tidak dipatuhi oleh kedua belah pihak.

Pembukaan L/C oleh importir dilakukan melalui opening bank atau issuing bank, lalu bank eksportir atau advising bank bertugas membayar barang yang diperdagangkan tersebut.

Dokumen L/C dapat digunakan oleh ekportir untuk menarik pembayaran atas importir atau wesel.

Bank yang bisa memberikan pembayaran ke ekportir merupakan bank yang bisa mengakses atau menguangkan wesel dengan syarat yang terdapat di dokumen L/C.

Baca Juga: Kegiatan Ekonomi: Produksi, Distribusi dan Konsumsi

Fungsi Letter of Credit

Letter of credit memiliki beberapa fungsi yang perlu dipahami oleh para eksportir dan importir. Utamanya, sebagai alat penjamin dan pembayaran.

  1. Sebagai cara pembayaran dalam perdagangan internasional di mana antara ekportir dan importir berada di lokasi yang cukup jauh.
  2. Mengurangi risiko pencurian barang saat pengiriman ke pembeli di luar negeri.
  3. Menciptakan transaksi yang aman dan terjamin antara eksportir dan importir jika ada kontrak yang tidak dipatuhi oleh salah satu pihak.

Pihak-Pihak dalam Letter of Credit

Dari pengertian L/C, Anda pasti sering menemukan kata importir dan eksportir. Apakah kedua pihak itu saja yang terlibat di dalam L/C? Tenyata bank juga menjadi pihak terkit dalam L/C.

Setiap pihak harus bersifat terbuka dan adil dalam pelaksanaan L/C agar bisa memenuhi pembayaran sejumlah uang yang sudah ditetapkan.

Applicant (Pemohon)

Applicant atau pemohon Letter of Credit adalah pihak yang meminta dan memerintahkan pihak bank untuk membuka L/C kepada pihak penerima atau eksportir.

Pemohon wajib bertanggung jawab untuk membayar dokumen dan memenuhi persyaratan yang ada di L/C.

Bineficiary (Penerima)

Penerma Letter of Credit adalah pihak penjual atau eksportir yang memiliki hak untuk menarik uang yang tertera di dalam L/C dengan memenuhi persyaratan dari terbitnya L/C.

Opening/Issuing Bank

Issuing bank adalah bank yang memiliki layanan pembukaan L.C unuk kepentingan penerima atau eksportir.

L/C berisi persyaratan yang dikehendaki oleh pemohon dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh penerima atau eksportir.

Advising Bank

Advising bank merupakan bank yang menerima L/C ke pihak eksportir atau bank lain yang sudah ditunjuk dalam L/C.

Negotiating Bank

Negotiating bank adalah bank yang mengambil alih dokumen yang menjadi syarat pada L/C.

Maksudnya mengambil alih adalah membayar terlebih dahulu ke eksportir sebagai penjual atas dokumen yang disyaratkan dalam L/C dan menagih ke bank pembua L/C dengan mengirimkan dokumen yang sudah diambil alih.

Confirming Bank

Sedangkan confirming bank merupakan bank yang ikut menjamin permintaan sebuah L/C dari issuing bank.

Baca Juga: Pengertian Kegiatan Distribusi, Jenis beserta Contohnya

Jenis Letter of Credit

Berdasarkan kekuatannya, L/C memiliki beberapa jenis antara lain:

Revocable L/C

Jenis L/C yang pertama adalah revocable yaitu bank penerbit L/C mempunyai hak untuk membatalkan atau mengubah persyaratan tanpa persetujuan penerima.

Ini menunjukkan kalau L/C yang dapat dibatalkan tidak ada ikatan hukum antara pihak bank dan penerima L/C.

Irrevocable L/C

Irrevocable merupakan jenis L/C di mana bank penerbit yang menjmin pembayaran sesuai dengan persyaratan dan kondisi yang harus dipenuhi selama jangka waktu yag ditentukan.

L/C ini tidak dapat dibatalkan atau diubah tanpa persetujuan penjual, pembeli dan bank yang bersangkutan.

Confirmed Irrevocable L/C

Jenis L/C ini bisa dikatakan paling aman bagi penerima karena pembayaran dan pelunasan weselnya dijamin oleh pihak bank penerbit dengan memenuhi segala syarat dan tidak mudah dibatalkan begitu saja. Confirmed Irrevocable dijamin oleh opening bank dan advising bank.

Clean L/C

L/C ini tidak membutuhkan dokumen lain, pengambilan wesel dapat dilakukan dengan menyerahkan kwitansi biasa saja.

Sight Payment L/C

Sight payment merupakan L/C yang pembayarannya dilakukan secara tunai atau langsung saat eksportir mengajukan dokumen ke advise bank.

Unsance L/C

Pada L/C ini disebut juga acceptance L/C, pembayaranya dilakukan pada tenggat waktu tertentu misalnya 30 hari dari pengiriman barang.

Penerimaannya menggunakan wesel berjangka yang artinya ada jaminan pembayaran saat jatuh tempo.

Unrestricted L/C

Jenis L/C ini membebaskan negosiasi dokumen di bank manapun.

Assignment L/C

L/C memperbolehkan pengalihan hasil pembayaran atas L/C kepada pihak lain atas persetujuan penerima.

Hak pembayarannya dapat diserahkan kepada pihak lain sesuai dengan hukum yang berlaku.

Negotiation L/C

Jenis L/C ini pembyarannya dilakukan dengan cara membeli wesel atau dokumen yang diajukan oleh penerima.

Transferable L/C

Kredit yang memberikan hak kepada penerima untuk meminta ke bank yang telah diamanatkan melakukan pembayaran.

Revolving L/C

Pada perdagangan mungkin saja terjadi repeat order, baik dalam jumlah barang maupun waktu pemesanan.

Revolving L/C memberikan hak kepada penerima untuk bisa memakai ulang kredit yang tersedi tanpa harus mengubah syarat di dalamnya.

Red Clause L/C

Dalam L/C ini opening bank memberi kuasa kepada bank pembayar untuk membayar uang muka kepada penerima dengan jumlah sebagian atau seluruh nilai L/C sebelum penerima menyerahkan dokumen.

Baca Juga: Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur yang Mudah Dipahami

Kesimpulan

Letter of Credit memiliki arti Surat Kredit Berdokumen. Letter of Credit adalah perjanjian yang diterbitkan oleh bank atas permintaan dari nasabah untuk melakukan pembayaran sejumlah uang atas dokumen ekspor dan impor yang dikirimkan oleh penerima L/C.

Sebagai pelaku bisnis, Anda pasti menginginkan segala proses kegiatan perusahaan dari produksi barang sampai distribusi ke pelanggan dapat berjalan secara efisien dan efektif.

Untuk membantu semua itu, Anda sebaiknya menggunakan software akuntansi dan manufaktur seperti MASERP.

MASERP memiliki fitur Barcode Scanner untuk penerimaan barang, surat jalan dan penjualan produk yang bisa membantu meningkatkan kecepatan dan keakuratan kinerja Anda.

Anda juga dapat melakukan tracking umur piutang customer Anda dengan fitur reminder untuk piutang jatuh tempo setiap harinya agar dapat melakukan penagihan tepat waktu dan menjaga kesehatan cash flow.

Fitur Sales Order membantu Anda mentracking pesanan penjualan yang sudah dibuat dan melacak apakah barang sudah dikirim ke customer atau belum.

Sebagai distributor yang menyimpan banyak persediaan barang, Anda pasti tidak ingin mengirimkan barang yang sudah expired ke pedagang eceran dan konsumen. Dengan fitur Serial Number dan Batch Number di MASERP, Anda bisa melacak expiry date demi menjaga kualitas produk.

Fitur Quantity Minimum akan memberikan warning kepada Anda apabila persediaan fisik sudah berada pada jumlah di bawah Qty Min yang sudah disetting.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang software MASERP yang akan memberikan banyak kemudahan bagi perusahaan Anda, langsung saja konsultasikan apa yang Anda butuhkan kepada konsultan ahli kami. Gratis!

Semoga artikel ini bisa memberikan wawasan baru untuk Anda mengetahui tentang kegiatan ekonomi. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

New call-to-action