Jika Kamu mendengar kata voucher, yang terlintas dipikiran sebagian orang mungkin adalah voucher diskon belanja, voucher pulsa, voucher makanan dan lain sebagainya.  Namun, apakah Kamu pernah mendengar istilah voucher dalam akuntansi?

 

Apa Itu Voucher Dalam  Akuntansi?

Voucher dalam akuntansi dimaksudkan untuk suatu sistem yang mengatur pengeluaran kas dimana pencatatan pengeluaran kas terlebih dahulu dicatat dengan register voucher dan pengeluaran kas dicatat dalam register cek.

 

Berikut 4 Sistem Voucher Yang Banyak Digunakan.

 

-Voucher

vocher-peneluaran-kas

Dalam dunia akuntansi, voucher berarti suatu dokumen yang digunakan sebagai bukti pengesahan untuk pembayaran kas. Setelah disetujui oleh pihak yang berwenang, setiap voucher dicatat dalam buku harian yang disebut register voucher.

Lembaran asli voucher dilampiri dengan faktur penjualan, laporan penerimaan dan order pembelian.

Dengan pencatatan sistem voucher, maka kita dapat memantau atau mengawasi siklus perolehan dan pembayaran, data internal dan data akuntasi perusahaan.

 

-File Voucher Yang Belum Dibayar

Setelah melakukan pencatatan pada register voucher, untuk voucher yang belum dibayar diarsipkan dalam file voucher yang belum dibayar berdasarkan tanggal jatuh tempo sampai tibanya waktu pembayaran voucher tersebut.

 

-Check Register

Register cek adalah pencatatan mengenai semua cek dalam bentuk jurnal pengeluaran kas. Pencatatan ini dilakukan untuk voucher yang telah dilakukan pembayarannya.

 

-File Voucher Yang Telah dibayar

Setelah dilakukan pembayaran, voucher diberi tanda LUNAS dan diarsip ke dalam file voucher yang telah dibayar. File ini dapat digunakan oleh karyawan yang memerlukan informasi mengenai pembayaran masa lalu.

 

Demikian penjelasan mengenai istilah voucher pada akuntansi, dan juga sistem yang biasa digunakan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Kamu. Salam sukses!