3 Cara Menghitung Harga Keseimbangan Pasar

Harga keseimbangan adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia ekonomi. Namun, apakah Anda sudah tahu apa yang dimaksud dengan harga keseimbangan dan bagaimana cara mencari nilainya? Berikut kami berikan sedikit penjelasan terkait pengertian harga keseimbangan (ekuilibrium), fungsi dan prosesnya.

Pengertian Harga Keseimbangan (Ekuilibrium)

Transaksi jual beli sendiri biasanya melibatkan proses tawar-menawar antara penjual dengan pembeli. Keduanya akan mencari harga yang mereka sepakati bersama dan barulah transaksi jual-beli akan terlaksana.

Pada dasarnya, harga ini adalah titik temu harga yang disetujui oleh kedua belah pihak agar terjadi suatu transaksi jual dan beli. Interaksi antara penjual dan pembeli yang menyebabkan terjadinya transaksi jual beli disebut sebagai pasar, sehingga harga keseimbangan juga biasa disebut sebagai harga pasar.

Terbentunya harga ini karena adanya pertemuan antara permintaan dengan penawaran. Pada harga tersebut, kemudian jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Harga keseimbangan dapat diperoleh dengan 3 cara yaitu pendekatan matematis menggunakan rumus, pendekatan kurva, dan pendekatan tabel.

Baca Juga: Bingung Menetapkan Harga Produk? 12 Pricing Strategy untuk Anda!

Fungsi Harga Keseimbangan

Fungsi dari harga keseimbangan adalah untuk mendapatkan kesepakatan harga yang disenangi oleh penjual ataupun pembeli. Dalam perekonomian yang lebih luas maka peran dan fungsi dari terbentuknya harga tersebut adalah sebagai berikut.

a. Menunjukkan bagaimana perubahan kebutuhan masyarakat.

b. Memberi stimulus pada pengusaha untuk berinovasi akan perubahan permintaan.

c. Membantu penjual menentukan penawaran.

d. Membantu produsen menentukan jenis barang yang akan diproduksi.

e. Menentukan pembagian hasil produksi diantara konsumen.

f. Menentukan teknologi yang tepat untuk proses produksi.

Proses dan Faktor Terbentuknya Harga Keseimbangan

Penggolongan Pembeli dan Penjual Pembeli dan penjual dapat digolongkan berdasarkan perbandingan antara harga pasar dan harga pokok bagi penjual/produsen dan kemampuan membeli bagi konsumen/ pembeli.

a. Pembeli super marginal, yaitu kelompok pembeli yang memiliki kemampuan membeli di atas harga pasar.

b. Pembeli marginal, yaitu kelompok pembeli yang memiliki kemampuan sama dengan harga pasar.

c. Pembeli sub marginal, yaitu kelompok pembeli yang mempunyai kemampuan membeli di bawah harga pasar.

d. Penjual super marginal, yaitu kelompok penjual yang memiliki perhitungan harga pokok di bawah harga pasar.

e. Penjual marginal, yaitu kelompok penjual yang memiliki perhitungan harga pokok sama dengan harga pasar.

f. Penjual sub marginal, yaitu kelompok penjual yang memiliki perhitungan harga pokok di atas harga pasar.

Dari penggolongan di atas dapat disimpulkan:

a. Terdapat pembeli/penjual yang memperoleh keuntungan Pembeli yang memiliki kemampuan membeli lebih tinggi (pembeli super marginal) mendapatkan premi konsumen. Penjual yang memiliki perhitungan harga pokok di bawah harga pasar (penjual super marginal) mendapatkan premi produsen.

b. Terdapat pembeli/penjual yang menderita kerugian Pembeli sub marginal yang memiliki kemampuan membeli di bawah harga pasar. Penjual sub marginal yang memiliki perhitungan harga pokok di atas harga pasar.

c. Terdapat pembeli dan penjual yang impas (Break Even Point) Tidak memperoleh keuntungan dan kerugian karena harga pokok sama dengan harga pasar serta kemampuan membeli sama dengan harga pasar.

Cara Menghitung Harga Keseimbangan Pasar

Menghitung dengan Tabel

Pertama dengan cara menghitung harga keseimbangan pasar adalah dengan table. Karena perhitungan harga tersebut menggunakan tabel dengan mudah. Caranya yaitu degan membuat tabel yang berisikan harga (P), jumlah barang yang diminta (Qd), dan jumlah barang yang ditawarkan (Qs)

Cara yang pertama menghitung harga keseimbangan pasar adalah melalui table. Karena perhitungan harga keseimbangan menggunakan tabel bisa dengan mudah dilakukan. Caranya dengan membuat tabel yang berisikan harga (P), jumlah barang yang diminta (Qd), dan jumlah barang yang ditawarkan (Qs).

Selanjutnya, pada tabel harga diisi dengan daftar harga yang diberikan, pada Qd diisi dengan daftar total jumlah unit yang diminta dengan harga tersebut, dan pada Qs diisi oleh daftar total jumlah unit yang bisa ditawarkan dengan harga terkait. 

Menghitung dengan Kurva

Cara yang kedua yakni menggunakan kurva. Namun, sebenarnya cara menentukan harga dengan kurva tidak berbeda jauh dengan menggunakan tabel. Karena hal ini dilakukan hanya dengan menjadikan P dan Q sebagai kurva.

Selanjutnya, perpotongan antara D (permintaan) dan S (penawaran) yang terbentuk dari garis kurva itulah yang merupakan harga keseimbangannya.

Menghitung dengan Pendekatan Matematis

Cara yang ketiga adalah dengan pendekatan matematis. Adapun pendekatan matematis diberlakukan apabila data yang diperoleh merupakan fungsi permintaan dan penawaran. Sementara itu, harga keseimbangan akan terbentuk jika memenuhi rumus keseimbangan seperti di bawah ini : 

Qd = Qs atau Pd = Ps

Keterangan dari rumus:

Qd = Jumlah yang diminta

Qs = Jumlah yang ditawarkan

Pd = Harga yang diminta

Ps = Harga yang ditawarkan

Kesimpulan

Ketika menjalankan sebuah bisnis, mengetahui tingkat penawaran dan permintaan sangatlah penting. Karena hal ini berguna untuk mewujudkan harga keseimbangan pasar. Jika harga keseimbangan pasar telah dicapai, maka antara produsen dan konsumen saling untung.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mencatat setiap transaksi yang terjadi dalam bisnis. Tujuannya tentu untuk terhindar dari ketimpangan antara permintaan konsumen dan penawaran produsen.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan harga keseimbangan pasar dengan cara berinovasi pada produk dan layanan, tidak mematok harga jual terlalu tinggi, mengoptimalkan pemasaran digital di berbagai platform dan masih banyak lagi.

Selain itu, Anda juga perlu berinovasi pada sistem yang ada di perusahaan, terutama urusan teknologi. Biasanya, perusahaan yang dapat memenangkan pangsa pasar memiliki sistem yang sudah berjalan baik, yaitu dengan menggunakan software dalam kegiatan operasional perusahaan. Anda dapat berinvestasi pada software ERP yang terintegrasi seperti MASERP yang memiliki berbagai fitur dan modul seperti penjualan, pembelian, produksi, general ledger, persediaan barang, aset dan masih banyak lagi.

MASERP dapat digunakan untuk lebih dari satu entitas perusahaan tanpa biaya tambahan. Dengan database SQL server, MASERP kuat menampung jutaan transaksi dan tidak akan corrupt.

Yang membedakan MASERP dengan vendor lain, MASERP dapat dicustom sesuai dengan bisnis flow perusahaan Anda dan dapat juga diintegrasi dengan software lain. Biarkan software yang beradaptasi dengan bisnis flow Anda, bukan bisnis Anda yang mengikuti flow software.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang software MASERP yang akan memberikan banyak kemudahan pada perusahaan Anda, langsung saja konsultasikan apa yang Anda butuhkan kepada konsultan ahli kami sekarang. Gratis!