Jika NPWP hilang atau Nomor Pokok Wajib Pajak Anda hilang atau rusak, maka yang Anda harus melengkapi sejumlah dokumen dan mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat atau tempat diri atau perusahaan Anda terdaftar untuk mencetak ulang NPWP.

2 Hal yang Harus Anda Lakukan Untuk Proses pelaporan dan penggantian kartu NPWP hilang atau Rusak

1.Siapkan Dokumen yang Diperlukan

Sebelum pergi ke KPP (Kantor Pelayanan Pajak) terdekat, inilah beberapa dokumen yang perlu Anda bawa:

  • Fotokopi surat kehilangan dari kepolisian. (Tentu, setelah Anda melaporkan kehilangan ke kantor polisi terdekat.)
  • Fotokopi KTP (jika ada) atau fotokopi Kartu Keluarga sebagai alternatif.
  • Fotokopi NPWP (jika ada).

2.Datangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Terdekat

Tak hanya kehilangan kartu NPWP, Anda juga dapat melakukan prosedur serupa dengan mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat apabila kartu NPWP Anda rusak, seperti patah atau tergores hingga angkanya hilang tak terbaca. Jangan lupa membawa kartu NPWP Anda yang rusak sebagai bukti untuk meminta pencetakan ulang kartu NPWP.

Inilah hal-hal yang perlu Anda lakukan di KPP:

  • Isi Formulir Permohonan Pencetakan Ulang NPWP dengan dibubuhi materai seharga Rp.6000,- (enam ribu rupiah). Formulir dapat diperoleh di kantor pajak dan materai dapat dibeli di kantor pos.
  • Ambil nomor antrian untuk pencetakan NPWP dan mengantri giliran.
  • Ceritakan kembali perihal kehilangan NPWP Anda kepada petugas pajak, sementara petugas pajak mencetak kartu NPWP Anda.
  • Pastikan identitas yang tercetak (seperti nama Anda dan data lainnya) sesuai dengan data identitas Anda saat mendaftar. Jika ada yang salah, mintalah petugas pajak agar mencetak ulang agar sesuai dengan identitas Anda.

Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat & salam sukses!

 

Sumber : onlinepajak